TopCareerID

Mau Lulus Interview Kerja? Jangan Lakukan Hal Ini (Bagian 2)

Ilustrasi interview yang bertanya "Berapa gaji yang diinginkan?"

Interview kerja. (Pexels)

Topcareer.id – Saat kamu melamar pekerjaan, kamu mungkin berpikir bahwa perekrut hanya mengevaluasi latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan kamu saat interview.

Itu mungkin benar, tetapi hanya untuk tahap awal saja.

Ingatlah bahwa meskipun kamu memiliki keahlian dan pengetahuan yang dicari perusahaan, perekrut dan manajer sangat mungkin mencoretmu dari daftar penerima tawaran kerja berdasarkan perilaku yang tidak pantas selama wawancara.

Kesan pertama dan terakhir itu penting saat interview ketika melamar kerja.

Ada beberapa hal yang bisa salah selama wawancara kerja yang akan memengaruhi peluangmu mendapatkan pekerjaan.

Berikut ini beberapa hal yang harus kamu hindari saat wawancara kerja:

Lanjutan dari bagian pertama artikel

Menghindari kontak mata
Salah satu kesalahan terbesar dalam bahasa tubuh selama wawancara kerja adalah menghindari kontak mata dengan pewawancara.

Bahkan ketika kamu tidak melamar pekerjaan, tidak menatap mata seseorang selama percakapan dapat terlihat seperti kamu sedang menyembunyikan sesuatu.

Ini akan membuat dirimu menjadi tidak dapat dipercaya. Selain itu juga mengindikasikan kamu tidak tertarik dengan apa yang dibicarakan pewawancara.

Memainkan sesuatu di atas meja
Kamu mungkin tidak menyadarinya, tetapi memainkan sesuatu di atas meja selama wawancara kerja bisa memberi tahu pewawancara bahwa kamu tidak tertarik atau bosan.

Duduklah dengan benar dan fokuskan perhatian kamu pada pewawancara dan pertanyaan yang ada.

Malas tersenyum
Tidak masalah jika kamu gugup, namun selalu ingatlah untuk tersenyum ketika kamu menyapa pewawancara atau bahkan resepsionis di lobi.

Ini akan membantu menunjukkan kepribadian kamu yang menyenangkan dan minat kamu pada pekerjaan itu.

Malas untuk tersenyum bisa membuat kesan pertama yang sangat buruk.

Baca juga: Apakah Tidak Masalah Jika Tak Punya Teman Baik di Tempat Kerja?

Hanya fokus pada uang
Ya memang benar kamu menginginkan pekerjaan itu karena butuh uang, itu sudah pasti.

Uang adalah kebutuhan hidup. Tetapi kamu juga harus menginginkannya karena alasan lain seperti kamu ingin menikmatinya dengan produktif dan menabung uang yang kamu dapat.

Inilah yang akan membuat pewawancara terkesan dan membuat mereka lebih mungkin mempertimbangkan kamu.

Masalah keuangan pribadi juga bukan topik ramah wawancara, jadi tetaplah profesional.

Sebutkanlah angka yang masuk akal sesuai dengan pasar kerja jika calon atasan bertanya tentang ekspektasi gaji.

Jika kamu ingin lulus interview kerja, kamu harus bisa menjaga sikap dan menghindari hal-hal yang membuat perekrut menyingkirkanmu.**(Feb)

Exit mobile version