Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Februari 1, 2023
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Hubungan ‘Teman Tapi Mesra’ tidak Pernah Berhasil Baik, Inilah Alasannya

love-haTeIlustrasi. (dok. Elite Daily)

Topcareer.id – Gagasan memiliki friends with benefit memang terdengar luar biasa. Kamu bisa memiliki teman dekat yang saling memberi timbal balik menguntungkan hingga dapat menikmati pengalaman intim.

Ketika menjalani hubungan ini pun kamu tetap benar-benar bebas untuk suka dengan orang lain lagi.

Meskipun friends with benefit terdengar luar biasa, namun sebetulnya ada banyak hal yang sulit berjalan sesuai rencana.

Berikut lima alasan kenapa hubungan friends with benefits tidak berjalan mulus.

1) Meskipun sepakat memulai bersama, segalanya cepat berubah
Ini adalah klise kuno: dua orang mulai menginginkan hubungan yang bebas dari komitmen, lalu satu orang tiba-tiba menaruh perasaan.

Gagasan jatuh cinta pada hubungan friends with benefits sering kali dianggap jahat, tetapi sebenarnya tidak ada yang perlu dipermalukan.

Mungkin kamu memulai hubungan pada saat tidak tertarik pada komitmen, tetapi beberapa bulan kemudian, prioritas kamu mulai berubah.

Salah satu dari kamu pasti akan berevolusi dan pada akhirnya hubungan mulai rusak dan tidak dapat berlanjut.

2) Salah satunya pada akhirnya akan pergi
Meskipun kamu berdua tidak memiliki perasaan khusus, pada akhirnya salah satu dari kalian harus pergi dan memulai hubungan dengan orang lain, atau hanya sekedar memutuskan ini semua sudah cukup.

Itu berarti bahwa apa pun yang terjadi, satu orang pada akhirnya akan mengakhiri rules tentang friends with benefits.

Hal tersebut bisa saja menyakitkan salah satu pihak, atau paling tidak bisa membuat segalanya menjadi canggung.

3) Kamu akan melihat mereka mudah menggoda orang lain
Karena kamu hanya berteman, sesekali kamu pasti akan melihat temanmu menggoda atau merayu orang lain.

Meskipun itu bukan masalah bagi sebagian orang, itu dapat memicu kecemburuan pada orang yang menjalani hubungan friends with benefits.

Bahkan jika kamu secara logis tahu dan sadar bahwa kamu tidak berada dalam hubungan resmi seperti pacaran atau menikah.

Baca juga: Ciri-ciri Hubungan Toxic, dan Cara Menghindarinya

4) Mengubah dinamika di grup pertemanan kamu
Bukannya kamu harus khawatir tentang apa yang friends with benefits kamu pikirkan tentang dirimu, tetapi tidur dengan salah satu teman dalam circle kamu pasti akan mengubah cara mereka berinteraksi denganmu.

Ada kemungkinan bahwa tidak semua teman di circle kamu akan merasa nyaman dengan apa yang kamu lakukan.

5) Dapat membangun kebencian yang akan mempengaruhi persahabatan
Terakhir, sangat penting untuk mempertimbangkan apakah orang ini adalah seseorang yang ingin kamu putuskan hubungan pertemanannya.

Jika kamu adalah kenalan biasa dan dia tidak berasal dari dalam circle kamu, mungkin saja friends with benefit bisa berhasil, MUNGKIN ya, hanya mungkin saja.

Tetapi jika kamu menjalinnya dengan seseorang yang sudah berteman lama denganmu dan banyak kisah sudah kalian lalui bersama, maka menjalin hubungan friends with benefit seharusnya tidak layak dipertaruhkan hanya untuk beberapa malam yang menyenangkan.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan