Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juni 30, 2022
redaksi@topcareer.id
Info Beasiswa

Spinoff Toy Story, ‘Lightyear’ Dilarang Tayang di Indonesia, Kenapa?

Topcareer.id – Walt Disney Co tidak memperoleh izin untuk menayangkan film Pixar terbarunya “Lightyear” di 14 negara Timur Tengah dan Asia, Senin (13/6), dan film animasi tersebut tampaknya juga tidak akan tayang di China, negara yang paling terkenal di dunia sebagai pasar film terbesar.

Seorang produser “Lightyear” mengatakan kepada Reuters bahwa pihak berwenang di China telah meminta pemotongan film yang ditolak Disney.

Film animasi tersebut menggambarkan pasangan sesama jenis yang saling berciuman. Hal ini mendorong Uni Emirat Arab untuk melarang film tersebut.

Uni Emirat Arab mengatakan hubungan pasangan sesama jenis itu melanggar standar konten media di negara itu.

LGBTQ dianggap kriminal di banyak negara Timur Tengah termasuk Indonesia.

Perwakilan dari negara lain, termasuk Indonesia, Malaysia, Arab Saudi, Mesir, dan Lebanon, belum menanggapi permintaan komentar tentang mengapa mereka tidak mengizinkan film tersebut ditayangkan.

“Lightyear” adalah spinoff dari film “Toy Story” yang diakui Pixar.

Chris Evans menjadi pengisi suara karakter utama, Buzz Lightyear, seorang penjaga ruang angkasa legendaris.

Dalam film tersebut, teman dekat Buzz adalah seorang penjaga ruang angkasa wanita yang menikahi wanita lain. Mereka digambarkan seperti saling berciuman.

Disney belum menerima jawaban dari pihak berwenang China tentang apakah mereka akan mengizinkan film tersebut di bioskop, kata produser “Lightyear” Galyn Susman.

Dia mengatakan pembuat film tidak akan membuat perubahan apapun pada film Lighyear.

Baca juga: Spider-Man Usir Frozen dari Daftar 10 Film Terlaris Sepanjang Masa

“Kami tidak akan memotong apa pun, terutama sesuatu yang penting seperti hubungan cinta dan inspirasional yang menunjukkan Buzz apa yang hilang dari pilihan yang sudah dia buat, jadi itu tidak bisa terputus ceritanya,” kata Susman kepada Reuters dalam acara red carpet film tersebut di London.

“Keberatan apa pun terhadap film Lightyear atas masalah LGBTQ telah membuat frustrasi,” kata Evans.

“Sangat bagus bahwa kami adalah bagian dari sesuatu yang membuat langkah maju dalam kapasitas inklusi sosial.” Tambah Evans.

“Lightyear” diatur jadwal untuk debutnya di bioskop di Amerika Serikat dan Kanada pada hari Jumat (17/6).

Pada bulan Mei, Disney menolak permintaan untuk memotong referensi sesama jenis dalam film Marvel “Doctor Strange and the Multiverse of Madness.”

Arab Saudi dan beberapa negara Timur Tengah lainnya tidak menayangkan film tersebut.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan