Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Februari 1, 2023
redaksi@topcareer.id
Tren

Menparekraf: Profesi Voice Over Tepat Sampaikan Keindahan Indonesia

Whats_App_Image_2021_01_14_at_7_57_06_PM_1_c833cdc587Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Dok. Kemenparekraf).

Topcareer.id – Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, pekerjaan sebagai voice over talent merupakan pekerjaan yang unik dan sangat menarik. Namun, sayangnya profesi ini kurang populer di Indonesia, padahal sangat dibutuhkan di industri kreatif.

Menparekraf menyebutkan, profesi voice over talent sangat cocok untuk menyampaikan keindahan Indonesia, terutama 5 DSP, melalui produk promosi audio visual yang dapat memberikan gambaran pada masyarakat.

“Dengan cara ini masyarakat akan semakin tertarik untuk berkunjung ke Destinasi Super Prioritas,” kata Menparekraf dalam laman resminya, Senin (20/6/2022).

Sebenarnya, kata dia, keberadaan voice over talent sebagai suatu profesi kreatif di Indonesia bukanlah hal yang baru di Indonesia.

Baca juga: Jokowi: Kunci Kemajuan Negara Adalah Sumber Daya Manusia, Bukan Sumber Daya Alam

Ia menambahkan, meski namanya asing di telinga, namun masyarakat sudah akrab dengan peran voice over talent sejak zaman radio. Kejayaan voice over talent semakin moncer ketika masyarakat beralih ke media televisi.

Selain menjadi dubber untuk iklan-iklan komersial, para voice over talent kala itu juga menunjukan kebolehannya dalam mengisi suara karakter animasi di layar kaca.

“Seiring berjalannya waktu, profesi voice over talent semakin cemerlang, karena era digital membutuhkan lebih banyak peran dari pengisi suara ini,” ujarnya.

Karena itu, sebagai salah satu profesi yang memiliki prospek sangat baik dalam industri kreatif di Indonesia, harapannya profesi voice over talent dilirik banyak peminat dan terus maju.

Alhasil nantinya profesi ini akan membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi para pelaku industri kreatif di Indonesia.

Tinggalkan Balasan