Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Desember 3, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Awas! 10 Tips Ini Justru Menghambat Karier Kamu (Bagian 1)

stressed-worker.jpg.838x0_q67_crop-smartIlustrasi. (dok. Safebee)

Topcareer.Id – Demi bisa lekas meraih sukses dalam karier, banyak orang yang memanfaatkan saran dan tips yang bertebaran di mana-mana, baik dari orang maupun internet.

Yang perlu diingat, sebelum menelan semua saran dan tips tersebut, ada baiknya untuk memahami kondisi diri sendiri terlebih dahulu. Ini penting karena tidak semua tips cocok untuk diterapkan.

Nah, terkait masalah ini, ada sejumlah tips yang perlu ditelaah baik-baik, karena memiliki sisi lain, yang dikhawatirkan justru menghambat pergerakan karier kita. Berikut 10 di antaranya:

Bagian pertama dari artikel.

“Ambil tawaran dengan bayaran tertinggi, pergilah kemana uang berada.”

Nasihat ini mungkin terdengar baik dan menjanjikan, namun tidak bisa disamaratakan di semua kasus.

Sebagai contoh, pekerjaan yang bergaji tinggi mungkin bisa memberimu lebih banyak uang. Namun pekerjaan dengan gaji yang sedikit di bawahnya, bisa jadi menawarkan uang bulanan yang lebih terjamin dalam jangka panjang, serta keseimbangan antara kerja dan kehidupan yang lebih sesuai.

Lagipula, jika dihitung dengan baik, pekerjaan dengan gaji yang tidak sebanyak perusahaan sebelah, namun datang dengan berbagai manfaat, pada akhirnya justru malah bisa membuatmu menabung lebih banyak, ketimbang gaji tinggi dengan segala tekanannya.

Tapi kembali lagi, nasihat ini tidak bisa disamaratakan di semua kasus. Jadi sangat perlu bagi kamu untuk menelaah semua manfaatnya, dan memastikannya sesuai dengan diri kamu, sebelum mengambilnya.

Baca juga: Begini Ketentuan Lengkap Format Baru NIK Jadi NPWP

“Jangan ikut campur terkait arahan atasan.”

Ya! Beberapa pekerjaan di luar sana memang meminta kamu untuk sekadar melakukan apa yang diperintahkan, tidak lebih tidak kurang, tanpa mencampuri cara atasan kamu dalam bekerja sama denganmu.

Tapi, terkadang, sedikit ikut campur, termasuk membantu memastikan semuanya sesuai dengan arah juga perlu, karena ini bisa menjadi kunci dari panjang-tidaknya bisnis dari perusahaan tempatmu bekerja.

“Jangan resign sebelum mencapai satu tahun kerja,”

Banyak yang memberikan saran ini, ketika kamu berniat memiliki CV yang baik demi pekerjaan impianmu kelak. Namun, jika memang tempat kerjamu yang sekarang penuh dengan tekanan, tidak membuatmu bahagia, dan sebagainya, kenapa harus memaksakan diri?

Memang, sering berhenti kerja sebelum setahun mungkin akan membuatmu kena cap sebagai ‘kutu lompat’ atau sebagai sosok yang ‘mudah menyerah.’

Namun, kabar baiknya, tidak semua pekerjaan harus masuk ke CV kamu bukan? Jadi kenapa harus menyengsarakan diri sementara kamu bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik di luar sana.

“Jangan pernah makan siang sendirian di kantor.”

Nasihat seperti ini rasanya tidak perlu kita dengarkan. Meskipun kita tahu bahwa tujuannya agar kita bisa membaur dengan rekan kerja, mendapat ide, dan sebagainya.

Sebenarnya, yang paling penting dari itu semua, adalah bagaimana kamu bisa memulihkan energimu selama waktu istirahat, termasuk saat makan siang. Jadi, jika kamu adalah sosok introvert yang jauh lebih suka menyendiri untuk memulihkan mental dan semangatmu, lakukan saja.

Terkadang, terlalu banyak mengobrol juga bisa membawa kita ke hal yang kurang baik, seperti bergosip contohnya.

“Selalu minta gaji yang lebih tinggi saat kamu mendapatkan tawaran kerja.”

Seperti halnya nasihat pertama di atas, hal-hal seperti ini tidak bisa kamu samaratakan di semua kasus. Terkadang, tawaran yang datang memang tidak memberi gaji yang lebih tinggi, namun bisa memberikan jaminan kedepan yang lebih baik, serta benefit-benefit lain yang akan berguna untuk kesejahteraan kamu.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan