Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Desember 3, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Awas! 10 Tips Ini Justru Menghambat Karier Kamu (Bagian 2)

Ilustrasi. Sumber foto: gazeta-shqip.comIlustrasi. Sumber foto: gazeta-shqip.com

Topcareer.Id – Demi bisa lekas meraih sukses dalam karier, banyak orang yang memanfaatkan saran dan tips yang bertebaran di mana-mana, baik dari orang maupun internet.

Yang perlu diingat, sebelum menelan semua saran dan tips tersebut, ada baiknya untuk memahami kondisi diri sendiri terlebih dahulu. Ini penting karena tidak semua tips cocok untuk diterapkan.

Nah, terkait masalah ini, ada sejumlah tips yang perlu ditelaah baik-baik, karena memiliki sisi lain, yang dikhawatirkan justru menghambat pergerakan karier kita. Berikut 10 di antaranya:

Bagian akhir dari artikel

“Hindari menjadi generalis”

Generalis adalah tipe yang mengerti banyak hal, tetapi tidak secara spesifik. Ketika kamu berada di awal karier, kamu mungkin ingin mencoba banyak hal. Dan menjadi generalis sama sekali bukanlah sebuah kesalahan, jika itu memotivasi dan membantu menjaga rasa ingin tahu kamu tetap hidup.

Jadi, jika ada yang menyarankanmu untuk fokus di satu bidang, namun hatimu ingin mencoba beberapa bidang lain, kamu bisa dengan tenang mengabaikan saran itu, selama tidak menganggu bidang utama yang jadi tanggung jawab kamu.

“Jangan bekerja atau berbisnis dengan teman.”

Yang membuat saran ini bisa jadi memiliki trauma atau pernah dikecewakan teman yang jadi rekan kerjanya. Padahal, asalkan didasari dengan kontrak dan aturan yang jelas sejak awal, bekerja dengan teman justru akan membuatmu bergerak lebih cepat, dan merasa nyaman untuk menuangkan ide, strategi, atau isi pikiran.

Baca juga: Begini Ketentuan Lengkap Format Baru NIK Jadi NPWP

“Berikan pemberitahuan dua minggu sebelum meninggalkan pekerjaan.”

Memberi pemberitahuan satu bulan atau dua minggu adalah suatu kesopanan, bukan hukum, Dan ini terkadang memang tepat, karena bisa memberikan perusahaan waktu untuk menyiapkan pengganti dan memastikan serah terima pekerjaan yang kamu lakukan bisa selesai dengan baik, tanpa ada kendala di kemudian hari.

Namun, jika kamu meninggalkan pekerjaan karena lingkungan kerja yang beracun atau masalah sulit lainnya, kamu tetap bisa membuat pengunduran diri kamu “segera berlaku”.

Memberi pemberitahuan dua minggu sebenarnya juga merupakan cara untuk mencegah jembatan terbakar, dan itu bisa berguna jika, misalnya, kamu membutuhkan seseorang dari pekerjaan yang kamu tinggalkan untuk menjadi referensi bagi kamu di masa depan.

Tetapi jika jembatan sudah terbakar, segera pergi mungkin merupakan pilihan terbaik untuk kamu.

“Jangan pernah mengerjakan sesuatu secara gratis.”

Ini diadaptasi dari satu nasihat untuk penulis dan kreatif: Jangan pernah menulis gratis.

Namun, gratis dalam hal ini tidak melulu soal uang. Jika kamu sedang mengejar karier di bidang tertentu, dan tawaran tersebut membantumu untuk manambahkan pengalaman yang berharga ke dalam portofoliomu, tidak ada salahnya untuk mengupayakannya demi itu.

“Resume atau CV tidak boleh lebih dari satu halaman.”

Saran bahwa “resume tidak boleh lebih dari satu halaman” sangat membantu jika kamu mampu menjejalkan resume kamu dengan setiap tanggung jawab yang pernah kamu miliki. Tetapi, untuk beberapa sektor, ini bisa jadi boomerang lho.

Sebagai contoh, Akademisi membuang nasihat ini sejak lama, Mereka justru ingin tahu detail mengenai apa saja yang dilakukan oleh para profesional. Jadi, satu lembar mungkin tidak akan cukup baik untuk itu.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan