TopCareerID

Mengenal Karen’s Dinner yang Bakal Buka di Jakarta, Pelayan Galak Jadi Ciri Khas

Instagram @karensdinnerofficial

Instagram @karensdinnerofficial

Topcareer.id – Karen’ Dinner merupakan restoran interaktif dengan pengalaman unik nan berbeda yang sangat menyenangkan.

Di Karen’s Dinner kamu akan disambut dan ditunggu oleh pelayan yang kasar dan memaksamu untuk memainkan berbagai permainan.

Restoran ini menyajikan makanan enak, kesenangan, dan pengalaman bersantap yang belum pernah kamu rasakan sebelumnya.

Bagi kamu yang memiliki nama Karen dan membuktikannya dengan menunjukkan buktinya bisa mendapat minuman gratis saat datang ke Karen’s Dinner.

Staf Keren’s Dinner seratus persen kasar dan tidak punya. Berani datang?.

Karen’s Dinner menyajikan menu andalan antara lain burger, chicken wings, french fries, dan menu lain yang kaya akan kolesterol.

Sejarah singkat
Franchise ini didirikan di Sydney, Australia pada tahun 2021 oleh Aden Levin dan James Farrell.

Ini adalah restoran bertema yang didasarkan pada konsep pengalaman bersantap yang tidak menyenangkan di mana pelanggan membayar karyawan untuk menghina mereka.

Restoran ini awalnya direncanakan menjadi restoran pop-up selama enam bulan di World Square.

Konsep restoran awalnya mendapat tanggapan yang beragam, hingga menimbulkan kekhawatiran tentang apakah lingkungan saling menghina dapat mengekspos karyawan untuk disalahgunakan oleh pelanggan.

Nama Karen sendiri adalah referensi untuk penggunaan nama Karen di meme internet yang menggambarkan wanita kulit putih setengah baya yang kasar secara stereotip.

Staf diinstruksikan untuk menunjukkan kepribadian yang kasar dan nyinyir terhadap pelanggan dengan lucu.

Pelanggan diharapkan untuk membalas perilaku ini dengan bertindak kasar juga terhadap pelayan restoran.

Ada aturan main di sini, pelanggan dan pelayan diijinkan saling berbalas kata-kata kasar tetapi dilarang menggunakan penghinaan yang berbau SARA, seksisme, atau LGBT.

karena banyak kata-kata kotor keluar di restoran ini, orang-orang di bawah usia 16 tahun yang datang ke resto ini harus didampingi oleh orang dewasa.

Baca juga: Santap Malam di Restoran Tertinggi di Korea Selatan, Siapa Minat?

Strategi bisnis
Satu hal yang pasti jika berkunjung ke restoran, pelayan harus melayani pelanggan sebaik mungkin.

Sekalipun pelanggannya adalah orang yang kasar atau benar-benar brengsek, sebagai pelayan hanya bisa tersenyum tanpa perlawanan.

Karen’s Diner membalik aturan ini dan menjadikannya strategi bisnis dengan konsep yang sangat berbeda dari restoran-restoran lain yang sudah ada.

Di Karen’s, pelayan tidak akan peduli tentang kamu yang datang sebagai pelanggan.

Segera setelah masuk ke restoran, mereka akan menjatuhkan menu dan memintamu untuk mengambilnya.

Ada peralihan dinamis dari tindakan ini yang dilakukan oleh staf restoran agar bisa mengejutkan dan membuatnya lucu.

Tapi ada juga semacam katarsis untuk semua orang yang terlibat dalam restoran ini.

Pelayan tidak perlu lagi mempermasalahkan bahwa pelanggan adalah raja. Pelayan diijinkan mengutarakan pendapat dengan kasar.

Penghapusan batasan etiket antara pelanggan dan pelayan berarti semua orang dapat bersenang-senang.

Kesenangan ini bisa kamu coba ciptakan dengan berdebat dengan staf, atau sekadar menyuruh mereka pergi dari hadapanmu dengan kasar.

Tidak ada restoran lain di mana kamu bisa seperti ini tanpa diusir.**(Feb)

Exit mobile version