Topcareer.id – LinkedIn merupakan jaringan profesional terbesar di dunia, di Indonesia sendiri pada Juli 2022 memiliki lebih dari 22 juta anggota.
Momentum dan pengaruh yang berkembang dari jaringan profesional online ini mencerminkan lanskap kerja yang berubah dan menunjukkan bahwa resume kertas tidak lagi cukup – bahkan untuk para eksekutif.
Apakah kamu lulusan baru atau eksekutif profesional, penting untuk memaksimalkan potensi platform LinkedIn untuk berjejaring.
Berikut tips untuk menyempurnakan profil LinkedIn kamu dan memastikannya memiliki pengaruh maksimal dengan para perekrut.
Bagian pertama dari artikel:
1) Buat foto profil profesional yang menarik
Terlepas dari apa yang dikatakan peribahasa bahwa orang suka menilai buku dari sampulnya, calon pemberi kerja pun akan melakukan hal yang sama dengan profil LinkedIn kamu.
Jadi, buatlah kesan pertama terbaik yang kamu bisa dengan menggunakan foto profil yang profesional, jangan hanya mengimpor gambar profil Facebook.
Jika kamu tidak yakin dengan tampilan foto profil yang ada saat ini, situs seperti Photofeeler bisa jadi tempat yang baik untuk kamu coba.
2) Jaga headline tetap ringkas
Kamu boleh punya banyak talenta, tetapi untuk mendapatkan pekerjaan dari perusahaan terbaik, usahakan headline kamu harus fokus pada keahlian spesialis dan niche kamu..
Headline yang jelas akan membantumu menentukan nilai jual unik dan memungkinkan perekrut menemukanmu dengan cepat dan mudah.
Headline memang tidak harus tentang pekerjaan saat ini, tetapi pastikan isinya ringkas dan hindari kata kunci atau frasa yang terlalu sering digunakan.
Buat hedaline yang menunjukkan tujuan serta keterampilanmu dan pastikan itu mencakup kualitas yang dapat kamu tawarkan.
Baca juga: 10 Keterampilan yang Paling Dibutuhkan untuk Dapat Kerja, Menurut LinkedIn
3) Sertakan kata kunci yang relevan
Menggunakan frase kunci yang dapat dicari yang mencerminkan jenis pekerjaan yang kamua cari akan memastikanmu mendapatkan sebanyak mungkin perhatian pada profil kamu.
Kata kunci akan membantu mengoptimalkan profilmu sehingga kamu dapat dengan mudah ditemukan oleh perekrut yang mencari keahlian khusus kamu.
Buat dirimu lebih mudah ditemukan dengan menggunakan kata kunci secara strategis dalam ringkasan dan riwayat pekerjaanmu.
Pikirkan tentang kata kunci yang menggambarkan tujuan, personal branding, keterampilan, dan kompetensi kamu.
4) Koreksi dengan teliti
Tidak ada potensi yang lebih mematikan calon pemberi kerja selain kesalahan dalam profil LinkedIn.
Bahkan jika ejaan, tanda baca, dan tata bahasa tidak ada hubungannya dengan bidang kamu, akan menyiratkan kamu sebagai orang yang kurang perhatian dan tidak teliti.
Ini akan membuatmu secara universal kurang menarik bagi perekrut.
Ada banyak alat online seperti Grammarly yang akan memeriksa salinan profil kamu.
Jika ragu, tunjukkan profil kamu kepada teman yang pandai mengedit dan minta mereka memperhatikan konten kamu dengan cermat. Kesalahan kecil dapat membuat perbedaan besar dan profil yang dipoles dapat memberimu peran besar berikutnya.**(Feb)