Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, March 4, 2024
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Fresh Graduate? Kuasai 5 Soft Skill Ini, Bisa Beri Keunggulan Pekerja Muda

Ilustrasi SNPMB 2024 - kerja remote. (Pexels)Ilustrasi SNPMB 2024 - kerja remote. (Pexels)

Topcareer.id – Ancaman resesi hingga PHK di mana-mana mungkin akan membuat fresh graduate merasa kesulita untuk memasuki duni akerja dan bersaing di industri. Ini tentu menjadi tantangan bagi mereka yang baru mengenal dunia kerja.

“Salah satu tantangan yang mungkin dihadapi pekerja muda adalah kurangnya pengalaman saat memasuki dunia kerja,” kata Pooja Chhabria, pakar karir dan kepala editorial untuk Asia-Pasifik di LinkedIn, dilansir laman CNBC Make It.

Sementara pekerja Gen Z — mereka yang berusia antara 18 dan 24 tahun — mungkin khawatir tentang kurangnya pengalaman mereka, beberapa industri mempekerjakan “secara agresif”, menurut LinkedIn.

Posting pekerjaan ritel tumbuh 114% di Australia dan 49% di India, sementara pembukaan logistik dan rantai pasokan tumbuh sebesar 41% di Singapura. Pekerjaan itu mungkin dari industri yang berbeda, tetapi mereka memiliki satu kesamaan – penekanan pada soft skill.

Perusahaan telah beralih dari pendekatan perekrutan “berbasis pengalaman tradisional” ke pendekatan yang mengutamakan keterampilan, menurut Chhabria.

“87% perekrut percaya bahwa keterampilan sangat penting saat mereka memeriksa kandidat. Pendekatan berbasis keterampilan juga menciptakan kumpulan bakat yang jauh lebih luas, dan keragaman bakat diperlukan untuk tetap kompetitif di pasar saat ini,” tambahnya.

Ia menyampaikan, data LinkedIn mengungkapkan bahwa di seluruh Asia Pasifik, pendekatan perekrutan berbasis keterampilan akan meningkatkan kumpulan talenta Gen Z secara keseluruhan sebanyak 10,8 kali di Australia, 14,1 kali di India, dan 7 kali di Singapura.

Sementara, hard skill memang tetap penting untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi soft skill dapat membantu kandidat menonjol dari yang lain.

“Hard skill dapat membantumu mendapatkan perhatian perekrut, tetapi soft skill dapat membantumu mendapatkan pekerjaan,” tambah Chhabria.

Baca juga: Mau Naikin Konsentrasi Kerja? Coba Konsumsi 3 Vitamin Ini

Hard skill adalah keterampilan teknis yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan. Misalnya, jika kamu melamar menjadi seorang profesional penjual, maka kamu harus memiliki pengetahuan tentang proses penjualan dan cara menggunakan platform CRM.

“(Tapi) kamu juga membutuhkan soft skill seperti keterampilan presentasi untuk memberikan promosi penjualan yang hebat kepada pelangganmu atau keterampilan komunikasi sehingga kamu dapat berkomunikasi dengan percaya diri dengan tim dan pelanggan,” imbuhnya.

Ini adalah lima soft skill teratas yang harus difokuskan pekerja muda di tahun baru, menurut LinkedIn:

1. Komunikasi: Mampu mengkomunikasikan ide, pandangan, dan pendapatmu secara ringkas sehingga orang dapat memahami apa yang kamu bagikan.

2. Manajemen waktu: Dengan munculnya kerja jarak jauh (remote work), manajemen waktu menjadi semakin penting untuk membangun kepercayaan dengan atasanmu dan menunjukkan nilai yang kamu tambahkan ke tim.

3. Pemikiran kritis: Kemampuan untuk memahami dan mengatasi situasi berdasarkan semua fakta dan informasi yang ter sedia.

4. Pemecahan masalah: Datang dengan solusi dan mencari cara baru untuk menyelesaikan masalah.

5. Keterampilan interpersonal: Di tempat kerja pasca-pandemi, kemampuan untuk membangun hubungan dan berkolaborasi dengan tim secara global merupakan keterampilan yang penting.

Leave a Reply