TopCareerID

Bos Sering Ngomel Kamu Malas-Malasan Kerja Pas WFH? Mungkin Ini Alasannya

Work from home (Pexels)

Topcareer.id – Bekerja di masa pandemi dan mungkin bertahan sampai saat ini, hampir setiap aktivitas dilakukan online. Hal itu lantas lebih sulit bagi atasan atau bosmu dalam menilai kinerja. Dan mungkin hal itu bisa membuatmu kehilangan pekerjaan karena sering dianggap malas-malasan kerja oleh atasan.

Melansir Ladders, berikut adalah empat alasan mengapa kamu dianggap berkinerja buruk atau malas-malasan kerja meskipun sebenarnya tidak.

1. Kamu minim berkomunikasi

Jika kamu pernah bekerja di kantor sebelumnya, kamu tahu betapa mudahnya bosmu ‘masuk’ dan memeriksa kemajuanmu. Bekerja dari jarak jauh tidak memungkinkan kemewahan itu. Bosmu harus mengandalkanmu untuk berkomunikasi dengan mereka atau sebaliknya.

Jika kamu adalah tipe pendiam dan tidak secara teratur memperbarui atasanmu melalui email, Slack, atau telepon, mereka mungkin berpikir kamu tidak melakukan pekerjaanmu. Bahkan jika kamu bekerja keras setiap hari dan memenuhi tenggat waktumu, bos menyukai pembaruan

2. Kamu tidak berbicara dengan rekan kerjamu

Bahkan jika kamu update dengan bosmu secara teratur, kamu tetap harus berbicara dengan rekan kerjamu. Interaksi adalah kunci untuk bisnis yang berkembang, terutama ketika semua orang bekerja dari jarak jauh.

Baca juga: Ahli Peringatkan, Kalau Bisa Jauh-Jauh Deh Sama 3 Jenis Rekan Kerja Toxic Ini

Jika kamu tidak memberi tahu rekan kerjamu tentang kemajuanmu atau bos memeriksa dengan timmu dan tidak ada yang tahu apa yang telah kamu lakukan atau kemajuan apa yang telah kamu buat dalam sebuah proyek, mereka mungkin berpikir kamu sedang tidak mengerjakan hal itu.

3. Kamu tidak cepat merespons atau tidak ada saat bos membutuhkanmu

Saat kamu bekerja di kantor, atasanmu dapat memanggil namamu di seberang kantor dan mengharapkan jawaban secara instan. Bekerja dari jarak jauh tidak menawarkan opsi itu. Bosmu harus mengandalkan teknologi untuk menguasaimu.

Apa yang terjadi jika kamu tidak available? Mereka sering menyindir yang terburuk, terutama jika mereka tidak dapat menghubungimu berkali-kali terus menerus.

4. Kamu tidak membuatnya tetap profesional

Jika kamu selalu berada di sofa, mengenakan pakaian santai, atau memiliki anak-anak yang berteriak di latar belakang setiap kali bos menelepon atau melakukan obrolan video denganmu, itu bisa menjadi pertanda buruk bagi atasanmu.

Bahkan jika kamu melakukan yang terbaik dan memberikan tingkat pekerjaan yang sama, gangguan yang terjadi di sekitarmu ketika bos menelepon dapat membuat mereka berpikir kamu berkinerja buruk.

Exit mobile version