TopCareerID

3 Cara Langsung Mengesankan Perekrut Saat Interview Kerja

Ilustrasi interview yang bertanya "Berapa gaji yang diinginkan?"

Interview kerja. (Pexels)

Topcareer.id – Penting membuat kesan pertama yang baik saat kamu menghadiri interview kerja. Kalau kamu telat, kamu seperti mempersempit kesempatanmu lolos, apalagi memberi kesan terbaik. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengesankan perekrut saat interview kerja.

CEO perusahaan pencarian eksekutif, Vanderbloemen Search Group, William Vanderbloemen menyampaikan bahwa untuk menarik perhatian manajer perekrutan, kamu perlu memproyeksikan sikap ramah, percaya diri, dan profesional sejak awal.

Vanderbloemen telah mewawancarai lebih dari 30.000 kandidat pekerjaan sepanjang kariernya. Dan menurut dia, orang-orang yang menonjol selalu melakukan 3 hal ini untuk mengesankan perekrut selama wawancara kerja:

1. Berpakaianlah yang baik

Menurut Vanderbloemen, meskipun kemungkinan pewawancara hanya akan melihat bagian atasmu saat interview online, mereka dapat melihat sekilas celanamu, tergantung pada sudut kamera.

Beberapa pewawancara bahkan mungkin memintamu berdiri selama interview video, untuk memeriksa apakah kamu mengenakan pakaian profesional.

“Jika kamu ingin mengesankan seorang perekrut, kamu benar-benar perlu berpakaian untuk pekerjaan itu. Ini adalah tanda penting yang menunjukkan bahwa kamu mengambil kesempatan ini dengan serius,” kata dia, dikutip laman CNBC Make It.

2. Kerjaan PR-mu

Kebanyakan orang akan melakukan penelitian dasar tentang pekerjaan yang dilamar, tetapi hanya sedikit yang akan berusaha lebih keras dan mengetahui tentang perkembangan terbaru perusahaan atau orang yang mereka ajak bicara.

Baca juga: Biar Nggak Dibilang Sombong, Jangan Sebut Kata-Kata Ini Pas Interview (Bagian 1)

Vanderbloemen mengatakan dia “selalu terkesan” ketika seorang kandidat telah menyelesaikan “pekerjaan rumahnya” tentang perekrut atau pewawancara dan mengetahui berita terbaru perusahaan.

Kamu dapat menyebut laporan pendapatan terbaru perusahaan, misalnya, dan memuji di mana jumlahnya kuat, atau menyebutkan artikel terbaru yang kamu baca tentang seseorang yang bekerja di perusahaan atau inisiatif baru yang mereka luncurkan.

“Jika kamu dapat menunjukkan kepada pewawancara dalam 5-10 menit pertama percakapan bahwa kamu menginvestasikan waktu untuk mempelajari perusahaan ini, kamu akan berhasil,” kata Vanderbloemen.

3. Jangan mulai dengan uang

Menanyakan tentang gaji pekerjaan dalam beberapa menit pertama pertemuan dengan manajer perekrutan adalah salah satu cara tercepat untuk memulai wawancara dengan cara yang salah, menurut Vanderbloemen. Sayangnya, banyak kandidat akan membuat kesalahan ini.

Vanderbloemen memperingatkan, sebagai gantinya, kamu harus meneliti kisaran gaji untuk suatu peran, menggunakan sumber daya gratis seperti Glassdoor atau Payscale, sebelum wawancara, dan menunggu manajer perekrutan mengangkatnya.

Exit mobile version