Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, May 23, 2024
redaksi@topcareer.id
Tren

Jelang Libur Nataru, Kemenhub Siapkan 46.686 Bus Hingga 444 Pesawat

Bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP)Bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP), sumber: BPTJ

Topcareer.id – Jelang masa libur Natal dan Tahun Baru 2023/2024, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi. Seperti, menyiapkan 46.686 unit bus (AKAP, AKDP dan Pariwisata) dan 113 terminal.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa itu semua dilakukan demi mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat di masa libur Natal dan Tahun Baru 2023/2024.

Apalagi menurut prediksi, potensi pergerakan masyarakat di masa libur Nataru kali ini mencapai 107,63 juta orang atau 39,83% dari total populasi nasional. Jumlah ini meningkat 143,65% dibandingkan tahun lalu yang prediksinya mencapai 44,17 juta orang.

“Kami memastikan sarana dan prasarana transportasi baik moda darat, laut, udara dan kereta api, telah siap melayani lonjakan pergerakan masyarakat dengan selamat, aman dan lancar,” kata Menhub Budi dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI pada Selasa (21/11/2023) dikutip dari laman resmi Kemenhub.

Menhub lantas menjabarkan, untuk transportasi jalan, telah disiapkan sebanyak 46.686 unit bus (AKAP, AKDP dan Pariwisata) dan 113 terminal.

Kemudian, kata dia, untuk transportasi penyeberangan, disiapkan sebanyak 206 unit kapal, 11 Lintas Pelabuhan Penyeberangan, 41 dermaga moveable bridge, 3 dermaga ponton, dan 16 dermaga plengsengan.

Baca juga: Cek! 5 Daerah Tujuan Perjalanan Terbesar Saat Libur Nataru

Selanjutnya, untuk transportasi laut, disiapkan sebanyak 1.345 unit kapal dan 110 Pelabuhan Laut. Untuk transportasi udara, disiapkan sebanyak 444 unit pesawat dan 51 Bandar Udara. Lalu untuk transportasi kereta api, disiapkan sebanyak 1.738 unit kereta api serta prasarana 9 Daops dan 4 Divre.

Menhub mengungkapkan, titik krusial penanganan arus pergerakan masyarakat salah satunya berada di Jalur Trans Jawa.

Ia menyebut, segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan baik, seperti misalnya: manajemen rekayasa lalu lintas baik di jalan tol maupun non tol, pengendalian pasar tumpah, optimalisasi rest area di jalan tol dan jembatan timbang sebagai tempat istirahat, dan lain sebagainya.

Lebih lanjut Menhub mengatakan, pergerakan masyarakat di masa libur Nataru lebih tersebar waktunya dibandingkan dengan masa libur Lebaran Idul Fitri, sehingga diharapkan pergerakannya akan lebih terkendali.

“Namun kami tetap mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanannya dengan baik dan menghindari waktu-waktu puncak arus mudik dan balik untuk menghindari kepadatan,” imbuh dia.

Leave a Reply