Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, March 4, 2024
redaksi@topcareer.id
Info Lowongan KerjaTren

Rekrutmen PPPK, 100% untuk Pegawai Non-ASN di Instansi Pemerintah

Ilustrasi pemerintah kebut skema tunjangan pionir untuk ASN yang pindah ke IKN.Ilustrasi pemerintah kebut skema tunjangan pionir untuk ASN yang pindah ke IKN. (dok. Kementerian PANRB)

Topcareer.id – Pemerintah resmi mengumumkan rekrutmen 2,3 juta formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024. Lebih detailnya, formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 100% diperuntukkan pegawai non-ASN di instansi pemerintah sementara fresh graduate lewat seleksi CPNS.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, Rabu (17/1/2024) bahwa tahun ini pemerintah memberi alokasi yang cukup besar bagi fresh graduate, memang akan banyak dipersiapkan untuk mengisi formasi di CPNS.

“Sedangkan seleksi PPPK menjadi fokus utama pemerintah untuk melakukan penataan pegawai non-ASN, sehingga 100 persen formasi PPPK akan dibuka untuk pegawai non-ASN di instansi pemerintah,” kata Menteri Anas, dikutip dari siaran pers.

Lebih lanjut mantan Bupati Banyuwangi itu merinci kebutuhan ASN 2024 tersebut, yakni pada instansi pusat sebanyak 429.183 yang terdiri atas 207.247 CPNS dan 221.936 bagi PPPK. Formasi tersebut merupakan gabungan untuk guru, dosen, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Menteri Anas menyampaikan, kebutuhan CASN tahun ini lebih banyak untuk instansi daerah dibanding instansi pusat. Adapun kebutuhan Instansi Daerah terdiri atas 483.575 CPNS daerah yang akan dibuka untuk lowongan teknis dan 1.383.758 PPPK daerah yang akan dibuka untuk guru, nakes, dan teknis.

Baca juga: 5 Instansi Sudah Umumkan Hasil Seleksi CPNS Tahun 2023, Cek SSCASN

Formasi PPPK di instansi daerah dialokasikan untuk guru sebanyak 419.146, tenaga kesehatan sebesar 417.196, serta 547.416 formasi untuk tenaga teknis. Sedangkan alokasi untuk sekolah kedinasan, tahun ini pemerintah membuka 6.027 formasi.

“Formasi instansi daerah tahun ini memang kita alokasikan lebih besar daripada di instansi pusat karena kita lihat di daerah banyak membutuhkan tenaga ASN untuk pelayanan publik,” tuturnya.

Arah kebijakan untuk pemenuhan ASN Tahun 2024 diprioritaskan pada pemenuhan kebutuhan ASN pada pelayanan dasar, yakni tenaga guru dan tenaga kesehatan.

Selanjutnya berfokus pada penyelesaian permasalahan tenaga non-ASN di instansi pemerintah sesuai mandat Undang-Undang No. 20/2023 tentang ASN.

Pada tahun 2024 pemerintah tetap merekrut talenta-talenta baru atau fresh graduate melalui seleksi CPNS. Adapun kebijakan pada 2024 diharapkan mengurangi sedapat mungkin jabatan yang akan terdampak oleh transformasi digital.

Leave a Reply