TopCareerID

Baru Aja PHK Massal, CEO Google Minta Karyawan Siap-Siap PHK Selanjutnya

CEO Google meminta karyawannya bersiap-siap untuk gelombang PHK selanjutnya yang terjadi pada 2024.

CEO Google meminta karyawannya bersiap-siap untuk gelombang PHK selanjutnya yang terjadi pada 2024. (Getty Image)

Topcareer.id – Setelah melakukan PHK terhadap ratusan karyawannya beberapa hari lalu, CEO Google Sundar Pichai sudah memperingatkan karyawan bahwa akan terjadi lebih banyak PHK lagi tahun ini. Hal itu karena perusahaan terus mengalihkan investasi ke bidang-bidang seperti artificial intelligence (AI).

Dalam memo berjudul “Prioritas 2024 dan Tahun Depan” yang diterima staf pada Rabu (17/1/2024) malam, Pichai berkata, “Kami memiliki tujuan ambisius dan akan berinvestasi pada prioritas besar kami tahun ini.”

Menurut laporan CNBC, CEO Google mengatakan pimpinan perusahaan bersiap untuk menyampaikan tujuan AI-nya pada minggu ini dan akan mempublikasikan Objectives and Key Results (OKR) 2024.

“Kenyataannya adalah untuk menciptakan kapasitas investasi ini, kita harus membuat pilihan sulit. Bagi beberapa tim, hal ini berarti menghilangkan pekerjaan, termasuk menghapus lapisan untuk menyederhanakan eksekusi dan kecepatan berkendara,” tambahnya, mengutip CNBC.

Yang pertama melaporkan memo tersebut adalah The Verge.

Baca juga: Google Pangkas Ratusan Pekerja, Tim Teknik Pusat Kena Imbas

Pesan terbaru Pichai menandakan berlanjutnya pemotongan biaya di Google menyusul serangkaian PHK yang dimulai pada Januari 2023, ketika perusahaan tersebut mengumumkan akan menghilangkan 12.000 pekerjaan, atau sekitar 6% dari tenaga kerja penuh waktu. Google juga mengurangi beberapa fasilitas serta laptop dan peralatan.

Awal tahun, Google sudah melakukan pemangkasan ratusan pekerjaan tambahan di berbagai bidang termasuk teknik pusat, perangkat keras, dan periklanan.

“Untuk terus terang, beberapa tim akan terus membuat keputusan alokasi sumber daya,” kata CEO Google Pichai dalam memo. Dia mengatakan PHK tidak akan sebesar pengurangan tahun lalu dan tidak akan mempengaruhi setiap tim.

Bulan lalu, Google meluncurkan model AI terbesar dan paling mumpuni, Gemini. Dalam beberapa pengujian, performa model secara bertahap melampaui model GPT-4 dari OpenAI, pencipta ChatGPT.

Exit mobile version