Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, April 17, 2024
redaksi@topcareer.id
LifestyleTren

Jangan Disepelekan, 6 Kesalahan Password yang Bikin Untung Hacker

Ilustrasi kesalahan password bisa bikin hacker untung. (Sumber foto: freepik.com)Sumber foto: freepik.com

Topcareer.id – Meluasnya penggunaan internet menciptakan risiko terhadap keamanan siber. Sayangnya, bagi banyak orang, memperbarui password atau sekadar memahami pembuatan password/kata sandi yang benar bukan jadi prioritas. Kesalahan password yang sering dilakukan malah bikin hacker untung.

“Sebagai penasihat keamanan siber, saya secara konsisten mendengar cerita tentang orang-orang yang mendapatkan informasi pribadi mereka dicuri karena mereka membuat kesalahan sederhana seperti menggunakan kata sandi yang sama untuk beberapa login situs web,” kata John Shier, penasihat keamanan senior di Sophos, mengutip CNBC Make It.

John Shier yang mempelajari perilaku, teknik, taktik dan prosedur kriminal online, berbagi bahwa hacker atau peretas menyukai ketika orang membuat 6 kesalahan ini terkait kata sandi atau password.

1. Menggunakan kembali kata sandi yang sama

Untuk menghindari pembuatan kata sandi baru untuk setiap akun, orang juga cenderung menggunakan kembali kata sandi dengan sedikit variasi, seperti angka atau simbol tambahan. Tetapi ini juga mudah ditebak oleh peretas.

Apa yang harus dilakukan: Kembangkan kata sandi unik untuk setiap akun. Meskipun ini mungkin terasa agak sulit, pengelola kata sandi dapat sangat membantu dalam merancang dan mengatur perpustakaan kata sandimu.

2. Hanya membuat kata sandi unik untuk akun ‘berisiko tinggi’

Banyak pengguna hanya membuat kata sandi unik untuk akun yang mereka yakini membawa informasi sensitif, atau yang memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk di-hack, seperti perbankan online atau aplikasi kerja.

Padahal informasi pengguna dasar yang ada di akun “sekali pakai” dapat berisi titik data yang digunakan penipu untuk meniru identitas pengguna yang sah. Hanya alamat email atau nomor teleponmu saja, akan berharga bagi pelaku kejahatan bila digabungkan dengan informasi curian pelanggaran lainnya.

3. Tidak menggunakan pengelola kata sandi

Selain otentikasi multi-faktor, pengelola kata sandi adalah teknologi penting yang dapat memperkuat kebiasaan kata sandi cerdas.

Baca juga: Alasan Kenapa Perlu Memisahkan Uang Gajian Ke Rekening Yang Berbeda

Apa yang harus dilakukan: Pilih pengelola kata sandi yang sesuai dengan tingkat kenyamanan pribadi dan kebutuhan teknologimu.

4. Membuat kata sandi sederhana yang berisi informasi pribadi

Kata sandi terbaik tidak selalu rumit, tetapi sulit ditebak. Kata sandi yang memberikan perlindungan tinggi adalah kata sandi yang pribadi bagimu dan tidak berisi informasi yang mudah diperoleh, seperti nama dan tanggal lahirmu.

Rancang kata sandi yang panjangnya minimal 12 karakter dan hindari penggunaan informasi pribadi yang mudah ditebak. Mereka juga harus mudah diingat dan berisi berbagai karakter dan simbol.

5. Memilih keluar dari sistem otentikasi multi-faktor

Bahkan kata sandi yang paling rumit pun dapat disusupi. Otentikasi multi-faktor menciptakan lapisan perlindungan ekstra dengan mewajibkan verifikasi di luar nama pengguna dan kata sandimu setiap kali kamu masuk.

6. Apatis tentang kebiasaan password

Mengingat bahwa pelanggaran data dan ancaman siber lainnya membawa risiko tinggi pencurian identitas, kerugian finansial, dan konsekuensi parah lainnya, yang terbaik adalah bersiap untuk skenario terburuk.

Selama kamu pengguna internet, kamu akan selalu menjadi target potensial — dan kebiasaan kata sandi apatis meningkatkan tingkat risikomu lebih jauh.

Leave a Reply