Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, May 23, 2024
redaksi@topcareer.id
SosokTren

4 Tokoh Pergerakan Buruh Nasional yang Patut Dikenang

Widji Thukul, tokoh pergerakan buruh nasional yang berjuang menyuarakan hak-hak buruh.Widji Thukul, tokoh pergerakan buruh nasional yang berjuang menyuarakan hak-hak buruh. (source: dw.com)

Topcareer.id – Pembelaan hak-hak buruh terus diperjuangkan tanpa lelah hingga saat ini. Pergerakan buruh terus menyala berkat tokoh-tokoh yang tak gentar mengadvokasi kepentingan-kepentingan para pekerja. Ada beberapa tokoh pergerakan buruh nasional yang namanya selalu dikenang saat Hari Buruh.

Beberapa tokoh perjuangan buruh nasional ini memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan buruh. Berikut ini tokoh pergerakan buruh nasional yang patut dikenang saat memperingati Hari Buruh:

1. Marsinah

Nama Marsinah selalu jadi nama pertama yang muncul jika dikaitkan dengan perjuangan buruh. Marsinah bahkan jadi ikon perjuangan buruh yang gugur pada tahun 1993. Ia dibunuh saat memperjuangkan kenaikan upah minimum bagi buruh di perusahaan arloji, PT Catur Putra Surya Porong, Sidoarjo.

Menurut sejarah yang tecatat, pada 3 dan 4 Mei 1993, Marsinah memimpin unjuk rasa yang penyebabnya dipicu oleh pelanggaran sejumlah hak buruh oleh pihak manajemen perusahaan. Pada 5 Mei, Marsinah melayangkan surat protes dan dinyatakan hilang setelahnya. Tiga hari kemudian, jasad Marsinah ditemukan di Desa Jegong, Kecamatan Wilangan Nganjuk.

Perjuangan Marsinah terhadap hak-hak buruh hingga meregang nyawa itu, mengundang beberapa penghargaan, salah satunya Penghargaan Yap Thiam Hien.

2. Muchtar Pakpahan

Ikon Hari Buruh di Indonesia selanjutnya ada nama Muchtar Pakpahan, yang merupakan pendiri serikat buruh independen pertama di Indonesia. Laki-laki yang lahir di Simalungun ini aktif memperjuangkan hak-hak buruh sejak Orde Baru. Ia bahkan pernah mendekam di penjara selama 14 tahun selama peeriode Orde Baru.

Baca juga: Sri Warso Wahono, Pelukis Modern Indonesia, Karyanya Sudah Keliling Dunia

Berkat perjuangannya terhadap nasib buruh di Indonesia, Muchtar Pakoahan meraih berbagai penghargaan hak asasi manusia, baik nasional maupun internasional. Ia bahkan pernah menjadi anggota Governing Body ILO mewakili Asia dan Vice President World Confederation of Labor (ILO). Ia meninggal dunia pada 2021 karena kanker.

3. Jacob Nuwa Wea

Jacob Nuwa Wea ialah aktivis buruh yang pernah menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi pada 2001-2004. Ia juga dikenal dengan terobosanya dalam aturan terkait pekerja melalui Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Ia dikenal sebagai tokoh yang memperjuangkan kesejahteraan buruh dan reformasi ketenagakerjaan di Indonesia.

4. Widji Thukul

Namanya selalu dikenang dan digaung-gaungkan, namun ia hilang dan tak pernah ditemukan sejak penculikan 1998. Widji Thukul dikenal sebagai seorang aktivis, penyair hingga seniman yang gencar dan paling vokal dalam menyuarakan hak-hak buruh di Indonesia.

Nasib tragis Widji Thukul, sang pejuang hak asasi manusia ini, menemuinya saat peristiwa 27 Mei 1998. Ia diculik oleh aparat keamanan setelah memimpin aksi demonstrasi buruh di Semarang. Sejak saat itu, Widji Thukul tak pernah ditemukan hingga saat ini dan menimbulkan sejumlah misteri.

Widji Thukul dikenal berani dalam mengkritisi pemerintah melalui karya-karyanya. Puisi-puisinya banyak mengangkat tema tentang kesenjangan sosial, penindasan, dan perjuangan rakyat. Ia sering memimpin aksi demonstrasi dan mogok kerja buruh.

Leave a Reply