Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Tren

Generasi Milenial Terlalu Mudah Percaya Orang di Internet, Waspada Risikonya

Ilustrasi generasi milenial (Dok. Kaspersky)

Tips Kurangi Risiko Ancaman Online Bagi Generasi Milenial

Berikut beberapa tips dalam mengurangi risiko ancaman daring dan menumbuhkan kebiasaan digital yang lebih aman bagi generasi milenial:

  • Verifikasi identitas

Gunakan pencarian gambar terbalik, dan periksa ulang profil sebelum berinteraksi dengan kontak baru.

  • Periksa ulang informasi

Selalu verifikasi fakta dari berbagai sumber sebelum membagikan atau menindaklanjutinya.

  • Lindungi informasi pribadi

Sesuaikan pengaturan privasi media sosial, dan gunakan pemeriksa privasi online kami untuk meningkatkan keamanan. Perhatikan juga pembagian lokasi secara real-time untuk menghindari risiko pelacakan.

  • Hargai privasi orang lain

Dapatkan persetujuan sebelum membagikan detail pribadi orang lain.

  • Tetap teredukasi mengenai penipuan online

Kenali tanda-tanda phishing, profil palsu, dan penipuan rekayasa sosial.

  • Gunakan kata sandi dan alat keamanan yang kuat

Gunakan password manager untuk membuat dan menyimpan kata sandi unik dengan aman. Selain itu, jangan pernah menggunakan kembali kata sandi di berbagai platform.

  • Selalu perbarui dan amankan perangkat

Perbarui aplikasi, perangkat lunak, dan program antivirus secara berkala untuk mencegah eksploitasi kerentanan.

Gunakan solusi keamanan siber yang dapat memberikan perlindungan real-time terhadap pencurian identitas, tautan berbahaya, dan ancaman siber.

Baca Juga: Pencurian Data Perbankan di Smartphone Melesat 3 Kali Lipat di 2024

Ruth Guest mengatakan, ruang digital telah berevolusi menjadi tempat yang aman dan kreatif tempat generasi milenial bisa menjelajahi, belajar, dan terhubung dengan individu yang berpikiran sama.

“Jika digunakan dengan bijak dan dengan perlindungan yang tepat, media sosial dapat menjadi aset yang luar biasa bagi kesehatan mental seseorang,” kata Ruth.

Menurutnya, media sosial menawarkan platform untuk mengekspresikan diri, rasa memiliki, dan inspirasi kreatif.

“Namun, penting untuk diingat bahwa manfaat komunitas daring ini bergantung pada upaya menjaga keseimbangan,” pungkasnya.

Leave a Reply