Pelamar di Malaysia Rela Antre 2 KM Demi Kerja Gaji Rp 15 Juta
TopCareer.id – Lebih dari 1.000 warga Malaysia rela mengantre di bawah terik matahari di Melaka demi memperebutkan 500 posisi lowongan kerja bergaji 3.500 ringgit (sekitar Rp 15 juta).
Antrean lowongan kerja yang dibuka oleh sebuah pabrik semikonduktor itu bahkan memanjang hingga 2 kilometer dan jadi sorotan masyarakat.
Mengutip The Straits Times, Senin (22/6/2026), banyak pelamar datang sejak jam 05.00 pagi pada 14 Juni lalu, demi mengikuti wawancara terbuka yang diadakan Infineon Technologies di Hotel Holiday Inn, Malaka.
Perusahaan teknologi itu tengah mencari pekerja untuk posisi operator produksi dan teknisi.
Baca Juga: Malaysia Sahkan UU Pekerja Gig, Lindungi Ojol hingga Kreator Konten
Foto dan video yang beredar di media sosial pun memperlihatkan antrean panjang namun tetap tertib. Meski begitu, karena membentang dari hotel sampai ke jalan utama, timbul kekhawatiran soal keselamatan.
Usai pelamar membludak, perusahaan pun membagikan kode QR pada jam 10.00, supaya pelamar bisa mengirimkan CV mereka secara daring, lalu diminta pulang dan menunggu informasi lebih lanjut.
Namun, banyak pelamar tetap memilih bertahan dan menunggu di lokasi walau cuaca panas.
Ketua Menteri Melaka, Ab Rauf Yusoh dan Wali Kota Shadan Othman juga sempat mendatangi lokasi wawancara dan membagikan makanan serta minuman kepada para pelamar yang menunggu.
Shadan mengatakan dirinya telah menemui manajemen Infineon untuk meminta penjelasan tentang situasi tersebut, serta mendesak perusahaan memastikan keselamatan dan kenyamanan para pencari kerja.
Baca Juga: Demi Anak, Ibu di Malaysia PP ke Kantor Naik Pesawat Tiap Hari
Anggota dewan eksekutif Melaka, Ngwe Hee Sem, menegaskan bahwa antrean panjang itu bukan berarti tingkat pengangguran di negara bagian tersebut tinggi.
Menurutnya, tingkat pengangguran di Melaka hanya sekitar 2 persen, salah satu yang terendah di Malaysia. Ia menilai membludaknya pelamar lebih disebabkan oleh gaji dan peluang kerja yang menarik.
“Ketika sebuah perusahaan menawarkan pekerjaan yang baik dengan gaji yang kompetitif, tentu saja hal itu akan menarik banyak pencari kerja,” ujarnya.



