Edukasi

IPB University Ganti FEMA Jadi FISEMA, Siap Buka Prodi Baru

IPB University ganti nama FEMA jadi FISEMA. (Dok: IPB University)

TopCareer.idIPB University mengubah penamaan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia (FISEMA).

Selain itu, IPB University pun berencana membuka dua program studi (prodi) baru yang tercakup dalam fakultas ini.

Sofyan Sjaf, Dekan FISEMA IPB University mengatakan, perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, tapi bagian dari penataan keilmuan yang lebih adaptif dan relevan.

“IPB melakukan transformasi bukan hanya struktur, tetapi juga transformasi keilmuan. Fakultas tentu harus menyesuaikan diri dengan arsitektur akademik yang sudah ditetapkan,” kata Sofyan, mengutip laman resmi IPB University, Kamis (28/5/2026).

Saat ini, ada beberapa prodi yang berada di bawah naungan FISEMA. Terdapat prodi S1 Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (KPM) dan Ilmu Keluarga dan Konsumen.

Baca Juga: IPB University Resmikan Fakultas Kedokteran dan Gizi, Buka Prodi Baru

Lalu, prodi S2 Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak, Komunikasi Pembangunan Pertanian & Pedesaan, dan Sosiologi Pedesaan, serta S3 Ilmu Keluarga, Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, dan Sosiologi Pedesaan.

Menurut Sofyan, FISEMA IPB University menargetkan pembukaan dua prodi baru S1 yaitu Sosiologi dan Geografi Manusia.

Sehingga, rumpun KPM akan terdiri dari program studi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Sosiologi, serta Geografi Manusia.

“Komunikasi akan lebih fokus pada komunikasi dalam perspektif pengembangan masyarakat. Sementara Sosiologi dan Geografi Manusia akan mengembangkan kurikulum baru sesuai kebutuhan zaman,” kata Sofyan.

Lebih lanjut, diungkap dalam peta jalan hingga 2031, FISEMA menargetkan pembukaan prodi baru seperti Ilmu Konsumen, Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak, Psikologi, Politik, Hubungan Internasional, Antropologi, Hukum, hingga Kebijakan Publik.

Baca Juga: Unej Buka Prodi S1 Sains Data, Bisa Daftar Lewat Jalur Mandiri

“Kita ingin membangun kekhasan ilmu sosial IPB. Fokusnya tetap pada komunitas agromaritim, masyarakat dataran tinggi, dataran rendah, hingga pesisir. Itu menjadi wilayah analisis utama kita,” kata Sofyan.

Sementara di bidang riset, FISEMA mengusung agenda besar rural transformation (transformasi desa).

Salah satunya melalui jalinan kerja sama riset dengan China Agricultural University (CAU) untuk mengembangkan metodologi dan basis Data Desa Presisi (DDP).

Menurut Sofyan, DDP kini diminati berbagai daerah, termasuk Maluku dan Papua. “Bahkan, Badan Legislasi DPR RI tengah mempertimbangkan adopsinya sebagai bagian dari metodologi Satu Data Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengakuan ini menunjukkan inovasi kampus yang mulai dikenal di level kebijakan nasional.

Leave a Reply