Tren

KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor Buat Dukung KRL 12 Gerbong

KAI memperpanjang peron Stasiun Bogor. (Dok: KAI Commuter)

TopCareer.id – KAI Commuter dan KAI Daerah Operasi 1 mempercepat proyek perpanjangan Peron 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor, demi mendukung operasional rangkaian KRL commuter line 12 kereta (SF12).

Perpanjangan ini diharapkan membantu kapasitas angkut pelanggan dalam satu perjalanan dan kapasitas tampung peron meningkat, sehingga alur naik-turun pengguna bisa lebih lancar.

Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter mengatakan, perpanjangan ini mendesak karena Stasiun Bogor merupakan salah satu hub transpotasi komuter tersibuk, dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.

“Kami terus berkoordinasi dengan KAI Daop 1 Jakarta untuk memastikan pengerjaan proyek ini berjalan tepat waktu dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan (safety) dan kenyamanan para pengguna yang aktif beraktivitas di area stasiun,” kata Karina, mengutip laman resmi, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga: KAI Ungkap Mau Renovasi Stasiun Gambir, Bakal Terintegrasi KRL

Hingga pertengahan Juni 2026, realisasi progres fisik pekerjaan prasarana ini telah mencapai 62,315 persen.

Saat ini, tahapan pengerjaan di lapangan telah memasuki fase pembangunan rangka tiang kanopi peron, yang sebelumnya sudah melalui fase krusial yaitu proses pembangunan dan pemasangan jalur rel baru serta penataan material pendukung operasional peron.

Pada periode Januari hingga Mei 2026, total volume pelanggan yang naik di stasiun Bogor mencapai angka 7.740.259 orang. Sementara, sebanyak 7.511.320 orang turun di stasiun ini.

Angka ini menunjukkan peningkatan jumlah pengguna jika dibanding periode yang sama di tahun 2025 lalu, yaitu 5,19 persen untuk pengguna yang naik atau sebanyak 7.358.244 orang.

Baca Juga: Risiko Kecelakaan Tinggi, Stasiun Karet dan BNI City Mau Digabung

Sedangkan untuk peningkatan volume pengguna yang turun di Stasiun Bogor sebesar 2,36 persen atau sebanyak 7.338.343 orang.

Selama proses pekerjaan ini, KAI Commuter juga menyesuaikan pola operasional dan alur pelayanan pelanggan di area stasiun.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas pelanggan, disiapkan juga area pedestrian sementara di sisi selasar stasiun serta melakukan rekayasa arus penumpang pada jam sibuk.

Pelanggan yang menuju Hall Barat dapat diarahkan melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang, sementara sebagian pelanggan lainnya diarahkan menuju Hall Taman Topi dan Pintu Timur Stasiun Bogor.

Leave a Reply