Tren

Alibaba.com Sebut AI Bisa Bantu UKM Indonesia Tembus Pasar Global

Ilustrasi Alibaba.com

TopCareer.id – Platform e-commerce B2B Alibaba.com menyebut bahwa kecerdasan buatan (AI) kini bisa mengubah cara bisnis Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia untuk menembus pasar global.

“Di tengah dinamisnya lingkungan perdagangan global, AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan. Ia telah menjadi infrastruktur inti yang secara fundamental mengubah cara bisnis beroperasi,” kata General Manager APAC Region Alibaba.com, Shawn Yang.

Menurut Alibaba.com, mengutip siaran pers, Selasa (23/6/2026), banyak UKM Indonesia yang mengalami hambatan berupa keterbatasan sumber daya, saat ingin menjangkau pasaar global.

Kurva pembelajaran yang tinggi, keterbatasan tenaga ahli ekspor-impor, serta beban operasional harian yang menyita waktu menjadi tantangan umum yang menghambat ekspansi bisnis ke luar negeri.

Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang tercepat dengan potensi ekspor melimpah.

Untuk itu, UKM tanah air pun dinilai memiliki tingkat kebutuhan yang tinggi akan infrastruktur perdagangan lintas batas yang cerdas.

Baca Juga: Bukan Cuma Alat, AI Jadi Mitra Strategis untuk Bantu Bisnis

Head of Indonesia Business di Alibaba.com, Roger Luo mengatakan, mereka melihat makin banyak konsumen global yang mencari produk asal Indonesia di berbagai kategori.

“Tantangannya kini bukan hanya membuka akses pasar, tetapi juga memastikan bisnis lokal memiliki kemampuan operasional yang memadai untuk merespons peluang tersebut secara cepat dan konsisten,” kata Roger Luo.

Hal ini yang mendasari Alibaba.com meluncurkan Accio Work, sebuah tim bisnis berbasis AI agentic yang dirancang untuk membantu UKM menjalankan operasional perdagangan global secara lebih cerdas dan efisien.

Accio Work dirancang agar AI bisa mengeksekusi berbagai tugas operasional perdagangan secara end-to-end mulai dari mengidentifikasi pasar potensial, melakukan riset tren dan kompetitor, membantu pencarian pemasok, mengoptimalkan katalog dan deskripsi produk, hingga mendukung pemasaran global serta pengelolaan toko secara lebih efisien.

Accio Work akan bertindak seperti penasehat strategis dan tim eksekusi yang bekerja 24 jam dalam tujuh hari. AI ini menyederhanakan persyaratan perdagangan yang rumit dan memberikan panduan tingkat ahli untuk memasuki pasar baru.

Baca Juga: Brand Mulai Pakai AI, Peran Customer Service Manusia Masih Penting

Dengan mengotomatiskan proses rutin, pemilik bisnis di Indonesia dapat mengalihkan fokus mereka pada keputusan strategis bernilai tinggi, seperti negosiasi dengan pemasok dan manajemen risiko secara real-time.

Selain itu, Alibaba.com juga membuka pendaftaran kompetisi CoCreate Pitch 2026 Divisi Indonesia.

Kompetisi ini mengajak UKM, startup, dan mahasiswa untuk mengembangkan ide produk mereka menjadi solusi bisnis yang siap diuji dan dipasarkan secara lebih luas dengan dukungan teknologi AI.

Peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk memanfaatkan berbagai perangkat berbasis AI guna memvalidasi ide, menyempurnakan strategi go-to-market, mempercepat pengembangan produk, serta meningkatkan kesiapan bisnis mereka untuk berkembang di pasar yang lebih luas.

Pendaftaran untuk CoCreate Pitch 2026 Divisi Indonesia dibuka sampai tanggal 25 Agustus 2026.

Leave a Reply