Kehujanan Bisa Bikin Sakit? Ini Penjelasan Pakar IPB
TopCareer.id – Kehujanan kerap dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, di antaranya flu hingga sakit kepala.
Namun, Widya Khairunnisa, Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University mengatakan, secara medis, hujan atau rambut yang basah kehujanan bukan penyebab langsung seseorang jatuh sakit.
Bahkan menurutnya, orang yang sehat sebenarnya tidak perlu khawatir jika terkena hujan.
“Secara medis, keramas saat hujan deras pada dasarnya tidak berbahaya bagi orang yang sehat, selama setelahnya tubuh dibilas dengan air bersih dan rambut dikeringkan segera,” kata Widya, mengutip laman IPB University, Jumat (29/10/2026).
Meski begitu, Widya mengatakan kehujanan sering dikaitkan dengan flu bukan tanpa sebab.
Flu atau common cold adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus, bukan oleh air hujan maupun rambut yang basah. Karena itu, ia menegaskan, kehujanan tidak otomatis membuat seseorang terkena flu.
Namun, paparan suhu dingin tetap bisa menimbulkan respon tertentu pada tubuh.
“Dalam kondisi dingin, pembuluh darah di kulit menyempit (vasokonstriksi) untuk mempertahankan panas tubuh. Kondisi ini dapat membuat seseorang menggigil dan tidak nyaman,” Widya menjelaskan.
Baca Juga: Musim Hujan, Jaga Diri dari 3 Penyakit Ini
Udara dingin juga bisa memengaruhi mukosa (lapisan lendir) hidung dan saluran pernapasan, termasuk mekanisme pembersihan mukosiliar, yaitu sistem alami yang membersihkan lendir dan kuman, serta imunitas lokal di hidung.
Selain suhu, faktor lain yang patut diperhatikan adalah kualitas air hujan.
Widya mengatakan, selama berada di atmosfer, air hujan dapat berinteraksi dengan debu, polutan udara, mikroorganisme, dan berbagai zat lain. Partikel inilah yang nantinya bisa menempel di rambut dan kulit kepala.
“Dalam kondisi tertentu, paparan polutan berpotensi memicu stres oksidatif dan peradangan, meskipun penelitian yang secara langsung menghubungkan air hujan dengan gangguan rambut dan kulit kepala masih terbatas,” kata Widya.
Maka dari itu, jika kamu kehujanan, rambut sebaiknya dibilas dengan air bersih dan segera dikeringkan.
Baca Juga: Dokter Ingatkan Flu Ringan Bisa Sembuh Sendiri, Tak Perlu Oseltamivir
Jika terkena hujan dalam waktu lama, apalagi saat di lingkungan berdebu dan berpolusi, mencuci rambut dengan sampo lembut dapat membantu membersihkan partikel yang menempel.
Walau tidak langsung menyebabkan, Widya mengatakan bahwa paparan dingin dapat memengaruhi munculnya gejala pada orang yang sudah terpapar virus atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Menurutnya, beberapa orang yang perlu lebih berhati-hati terhadap paparan udara dingin misalnya mereka yang sedang demam, sangat lelah, mengalami infeksi saluran pernapasan, atau memiliki asma dan rhinitis.
Pada kondisi tersebut, udara dingin dapat memicu atau memperburuk gejala saluran pernapasan
“Jadi, masalahnya bukan pada keramas saat hujan, tetapi pada paparan dingin berkepanjangan, kualitas air, dan kondisi kesehatan seseorang,” pungkas Widya.



