Tren

Industri Kertas Nasional Harus Adopsi Teknologi Baru

TopCareer.id Indonesia menempati posisi strategis dalam industri pulp dan kertas global, sebagai enam besar produsen kertas terbesar di dunia.

Untuk itu, pelaku industri kertas nasional ini juga dituntut untuk memperkuat inovasi produk, efisiensi operasional, serta melakukan praktik produksi yang berkelanjutan, demi mempertahankan daya saing global.

“Fondasi industri pulp dan kertas Indonesia sudah sangat kuat, namun pekerjaan rumah kita berikutnya adalah meningkatkan nilai tambah melalui adopsi teknologi baru dan proses yang lebih efisien,” kata Suhendra Wiriadinata, Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI).

Melalui siaran pers, Jumat (27/8/2026), Suhendra pun menegaskan pentingnya kolaborasi teknologi bagi masa depan sektor ini.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian 2025, industri kertas, barang kertas, dan percetakan berkontribusi sebesar 3,73 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas.

Baca Juga: LinkedIn Ungkap 10 Posisi Kerja dan Industri Paling Diminati Lulusan Sarjana RI

Pada tahun yang sama, nilai ekspor pulp mencapai USD 3,60 miliar dan ekspor kertas mencapai USD 4,57 miliar. Selain itu, industri ini menyerap lebih dari 280 ribu tenaga kerja langsung dan sekitar 1,2 juta tenaga kerja tidak langsung.

Di tengah perkembangan tersebut, kebutuhan terhadap teknologi produksi yang lebih efisien, inovasi, serta solusi yang mendukung keberlanjutan terus meningkat.

Hal inilah yang mendorong tersedianya platform dalam mempertemukan pelaku industri dengan penyedia teknologi, pemasok, buyer, dan mitra bisnis dari berbagai negara.

Atas dasar kebutuhan inilah Indonesia International Paper Chain Industry Exhibition (Paper Chain Expo) 2026 kembali digelar di Indonesia pada tanggal 27 hingga 29 Agustus 2026.

Baca Juga: Wamenaker Minta Industri Juga Buka Peluang Kerja buat Warga Lokal

Paper Chain Expo 2026 digelar China National Chemical Information Center (CNCIC) bersama APKI, dengan Maison Events Indo sebagai Official Local Partner di Indonesia, serta dukungan Vietnam Pulp and Paper Association (VPPA), Pulp Molding Packaging Professional Committee of China Packaging Federation (PMPPCCPF), dan EP Paper Industrial Professional Committee (EPPIPC).

Paper Chain Expo 2026 menghadirkan lebih dari 67 exhibitor dari berbagai negara yang membawa teknologi, material, peralatan produksi, dan solusi pendukung industri.

Pameran mencakup lima kategori utama, yaitu bahan kimia untuk pembuatan kertas dan kemasan; mesin pulp dan kertas serta peralatan pulp molding; peralatan tissue paper dan manufaktur cerdas; kemasan ramah lingkungan, tissue paper, dan produk turunannya; serta produk dan teknologi pengolahan air limbah industri kertas.

Di sini, para pemilik bisnis, asosiasi industri, serta pemangku kepentingan di rantai pasok industri pulp, kertas, dan kemasan, dapat saling bertemu, berdiskusi, serta mencari solusi atas berbagai isu industri melalui beragam forum bisnis.

Banner Loker

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button