TopCareer.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengungkapkan rencana pemerintah untuk memberlakukan 1 hari Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan usai lebaran.

Hal ini disampaikan Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, usai rapat dengan Presiden Prabowo Subianto, Kamis (19/3/2026), merespon tingginya bahan bakar akibat konflik di Timur Tengah.

“Terkait dengan kajian bahwa dengan tingginya harga minyak maka perlu efisiensi daripada waktu kerja di mana akan dibuka fleksibilitas untuk Work From Home dalam 1 hari dalam 5 hari kerja,” kata Airlangga.

Baca Juga: Hemat BBM, Prabowo Minta Kaji WFH dan Pangkas Hari Kerja

Ia mengatakan, pemerintah sedang mempersiapkan untuk teknis pelaksanaan WFH 1 hari sepekan. Penerapannya pun tak hanya untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) tapi juga diharapkan dapat dilakukan swasta dan pegawai pemerintah daerah.

“Ini semuanya kita sedang siapkan lagi. Nanti sesudah konsepnya sudah matang, kita akan segera informasikan ke publik lebih detail,” pungkas Airlangga.

Usulan pemangkasan hari kerja dan WFH sebelumnya juga sempat diungkap oleh Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Prabowo merujuk pada strategi yang dilakukan Pakistan dalam merespon lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBKM) imbas perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.

Baca Juga: Tetap Bijak Mengelola Keuangan Jelang Lebaran

“Seperti kita dulu waktu COVID, mereka melaksanakan work from home, kerja dari rumah untuk semua kantor, pemerintah maupun swasta, 50 persen bekerja dari rumah. Kemudian hari kerja mereka potong hanya menjadi empat hari,” kata Prabowo.

Selain itu, upaya lain yaitu mengurangi gaji untuk anggota kabinet dan DPR, demi membantu kelompok rentan dan lemah. Pakistan juga memangkas ketersediaan BBM untuk semua kementerian dan membatas pemakaian kendaraan dinas.

“Ada berapa hari saya kira kita bisa mengkaji masalah ini. Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *