TopCareer.id – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka pendaftaran Beasiswa Kemitraan Indonesia (BKI) tahun 2026.
BKI adalah beasiswa pendidikan jenjang doktor luar negeri bagi dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek, yang memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan Ditjen Dikti.
Adapun, komponen pendanaan termasuk:
- Biaya masuk/admission fee (satu kali)
- Biaya studi/tuition fee (sesuai tagihan dan ketentuan)
- Tiket pesawat terbang kelas ekonomi (satu kali pergi-pulang)
- Biaya visa (satu kali)
- Biaya kedatangan (satu kali)
- Biaya hidup (per bulan)
- Biaya subsidi penelitian (per semester)
- Biaya buku (per semester)
- Asuransi kesehatan (per tahun)
- Tunjangan keluarga (mulai tahun kedua studi)
- Biaya keadaan force majeure (at cost)
Baca Juga: OIKN Buka Beasiswa S1 di Universitas Brawijaya, Simak Syaratnya
Syarat Daftar Beasiswa Kemitraan Indonesia 2026
Dikutip dari Pedoman Beasiswa Kemitraan Indonesia 2026, berikut syarat untuk mendaftar beasiswa ini.
- Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP atau paspor yang masih berlaku.
- Berusia maksimal 45 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran beasiswa.
- Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek dan memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Prioritas diberikan kepada dosen dari perguruan tinggi wilayah afirmasi. - Telah lulus program magister, dibuktikan dengan ijazah magister (bagi lulusan magister luar negeri, harus menyertakan SK Penyetaraan Ijazah yang diterbitkan oleh Kemdiktisaintek).
- Belum pernah memiliki gelar doktor atau tidak sedang menempuh program doktor (on going).
- Memiliki Surat Izin Melanjutkan Studi dari pemimpin instansi asal sesuai format
- Memiliki Personal Statement (dalam bahasa Inggris) sesuai format
- Memiliki proposal penelitian (dalam bahasa Inggris) untuk studi jenjang doktor sesuai format
- Memiliki Letter of Acceptance (LoA) tanpa syarat dari PTLN yang memiliki kerja sama terkait beasiswa doktor dengan Kemdiktisaintek atau yang membebaskan biaya studi (tuition waiver) sepanjang durasi studi. Apabila LoA tidak mencantumkan keringanan atau pembebasan biaya studi (tuition waiver), maka wajib ada dokumen pendukung yang menerangkan pembebasan biaya studi atau keringanan biaya studi (tuition waiver) sepanjang durasi studi.
- Memiliki Curriculum Vitae (termasuk rekam jejak penelitian dan publikasi) dalam bahasa Inggris.
- Menandatangani Surat Pernyataan Pendaftar Program BKI sesuai format
- Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain (double funding) untuk komponen-komponen yang sama dari pihak ketiga.
- Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit) dengan skor minimal TOEFL ITP 560 atau TOEFL iBT 80 atau PTE Academic 58 atau IELTS 6,5.
- Memiliki dua buah surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris (contoh: dari pembimbing jenjang magister atau atasan langsung).
- Memiliki surat keterangan sehat dari dokter rumah sakit pemerintah.
- Memiliki bukti korespondensi intensif dengan calon promotor tentang proposal penelitian.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id dan memilih menu Beasiswa Kemitraan Indonesia paling lambat 25 April 2026.
Informasi lebih lanjut dan format untuk beberapa dokumen persyaratan bisa dicek di sini.






