Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Monday, September 16, 2019
redaksi@topcareer.id
Tren

PHK Massal, Ini Klarifikasi Bukalapak

Views

Topcareer.id Bukalapak mengakui melakukan efesiensi dengan pengurangan karyawan alias pemutusan hubungan kerja (PHK). Bukalapak menyatakan pengurangan karyawan berjumlah 10% dari total karyawan saat ini. Jumlah itu kira-kira mencapai 100 orang. PHK itu dipertimbangkan untuk keberlanjutan perusahaan unicorn tersebut.

Dikutip dari Krasia.com Rabu (11/9/2019), kepala strategi Bukalapak, Teddy Oetomo mengatakan, menjadi perusahaan e-commerce yang berkelanjutan, sangat penting. “Meskipun pertumbuhan GMV adalah indikator yang penting bagi semua perusahaan e-commerce, Bukalapak telah berkembang dan ingin melangkah ke tahap yang lebih jauh dangan menghasilkan monetisasi,” ujarnya.

Setelah pemberitaan massal mengenai PHK, Bukalapak mengeluarkan pernyataan resmi bahwa di pertengahan 2019, profit mereka meningkat 3 kali dibandingkan pertengahan tahun 2018. Bukalapak berhasil mengurangi setengah kerugian sebelum dipotong pajak dll selama 8 bulan terakhir.

Perusahaan yang didirikan oleh Ahmad Zaky  ini sudah memiliki investor besar seperti EMTEK Grup dari Indonesia, Ant Financial (anak perusahaan Alibaba), GIC dari singapura serta Mirae Asset Naver Asia dari Korea Selatan.

Sebelumnya ramai diberitakan, Bukalapak melakukan PHK massal terhadap banyak karyawannya di bagian engineering, marketing, dan customer service.*

Editor: Ade Irwansyah

the authorSherly Agnesia

Leave a Reply