Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Saturday, November 23, 2019
redaksi@topcareer.id
Tren

Merayakan 10 tahun Penetapan Batik Indonesia oleh UNESCO

Topcareer.id – Dalam rangka memeriahkan perayaan 10 tahun penetapan batik Indonesia oleh UNESCO, Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival (WICSF) 2019 menggelar pameran Batik di seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia.

Pameran itu antara lain, Gebyar Batik Muda Nusantara, Pesona Batik Wastra Nusantara, Indonesia Culture Exhibition dan lain-lain. Acaranya diselenggarakan mulai 27 September sampai 27 Oktober 2019.

Kehadiran berbagai pengrajin batik dan keterlibatan UMKM di WICSF 2019 diharapkan mampu menggerakkan ekonomi, meningkatkan kehidupan pengrajin Batik daerah, serta membuka lapangan kerja untuk masyarakat Indonesia.

Batik sebagai warisan budaya bangsa

Sebagai salah satu warisan budaya bangsa, batik telah bertransformasi ke dalam berbagai kreasi modern. Keindahan batik yang tak lekang oleh waktu membuatnya terus diminati berbagai kalangan.

Selain itu, hampir seluruh kota di Indonesia memiliki motif batik khas daerahnya sendiri, seperti Batik Pekalongan, Batik Jepara, Batik Solo, Batik Tasik dan lain sebagainya.

Cara pembuatannya juga beraneka ragam. Mulai dari Batik Tulis, Batik Cap hingga Batik print. Ketiganya memiliki keindahan dan keunikan masing-masing.

Piagam UNESCO. Sumber foto: Wix.com
Piagam UNESCO. Sumber foto: Wix.com

UNESCO mengakui batik

Pada 2 Oktober 2009, UNESCO secara resmi memasukkan batik ke dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak-Benda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity).

UNESCO mengakui batik telah memenuhi kriteria sebagai simbol dan filosofi kehidupan rakyat Indonesia, serta memberi kontribusi terpeliharanya warisan budaya tak-benda pada saat ini dan di masa mendatang.

Terkait keputusan ini, pemerintah lantas menetapkan 2 Oktober 2009 sebagai Hari Batik Nasional.

Editor: Feby Ferdian

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply