Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Thursday, October 24, 2019
redaksi@topcareer.id
Profesional

Tak Selalu Negatif, Buzzer Bisa Bantu Marketing Brand Kamu

Views

Topcareer.id – Ramai-ramai bicara soal buzzer yang punya bad impact buat audiens, kemudian memberikan cap bahwa aktivitas buzz itu negatif. Padahal ya, tak selamanya aktivitas itu berdampak  negatif. Ada memang yang namanya buzz marketing yang bisa mengundang buzzer untuk berperang di dalamnya.

Kampanye marketing buzz dirancang untuk membuat orang berbicara tentang sebuah brand dan apa yang dilakukan brand. Buzz marketing dapat bekerja dengan semua jenis pemasaran, termasuk pemasaran konten, pemasaran gerilya, dan pemasaran media sosial.

Agar marketing buzz berfungsi dan mampu mengundang buzzer, kamu perlu membuat orang berbicara tentang brandmu. Ada 5 jenis “daya tarik” yang dapat kamu gunakan sehingga menarik di mata buzzer dan akhirnya kamu dapat efek positif untuk brandmu, seperti dikuti dari laman Disruptive Advertising.

1. Kontroversial

Orang suka berbicara tentang kontroversi. Rasanya memang agak memalukan dan pasti membuat orang gusar untuk membicarakanmu. Inilah mengapa kamu sering melihat postingan yang menyatakan bahwa “Facebook sudah mati” setiap beberapa tahun. Itu adalah ide “kontroversial” (jika tidak akurat) yang pasti membuat orang mengklik dan kemudian membicarakannya.

Agar konten kontroversial berfungsi, kamu perlu melakukan beberapa hal dengan benar. Kamu perlu memastikan bahwa sikapmu diamati dengan baik. Penting juga untuk menjelaskan mengapa sikap kontroversialmu itu penting. Kamu mendapatkan poin bagus jika bisa menjelaskan mengapa kebanyakan orang tidak setuju denganmu, dan mengapa mereka salah.

2. Rahasia

Setiap orang pasti punya perasaan khawatir ketika melewatkan hal menarik dan kita semua ingin merasa seperti kita berada dalam rahasia besar dan tahu soal itu. Jadi apa yang dianggap sebagai konten “rahasia”? Berikut ini beberapa contoh:

– Kasih intipan konten yang akan datang, sedikit saja. Tieks menggunakan strategi ini untuk mengumumkan warna baru flat mereka sebelum gambar dirilis.

– Behind the scene konten, atau fakta tentang brand, karyawanmu atau aktivitas tersembunyi ketika pelanggan tidak ada di sana.

– Rahasia industri yang telah membantumu menjadi sukses. Contohnya ketika kamu melihat Mark Cuban berjanji untuk memberikan ceramah tentang rahasia mengelola uang.

3. Aneh

Bisakah kamu membuat konsep konten aneh untuk bisnismu? Daya tarik yang aneh sering kali paling baik digunakan untuk kampanye ekstrem, bisnis dengan selera humor dan gaya pemasaran seperti pemasaran gerilya.

Mungkin kamu pernah melihat aksi para agen berjas, berdasi, dan berkacamata hitam melakukan flashmob di dekat lampu lalu lintas Jakarta. Itu bagian aneh yang dilakukan untuk menarik perhatian demi marketing film Men In Black. Mungkin bisa disebut juga dengan unik.

4. Histeria

Jika kamu dapat membuat sesuatu yang mengundang histeris, orang-orang akan senang berbicara tentang betapa lucunya dirimu. Ini akan membantu brand tampak lebih menyenangkan.

Perlu contoh? Media sosial Wendy’s hampir menjadi lebih populer daripada restoran makanan cepat saji Wendy’s yang sebenarnya. Setiap enam bulan atau lebih Wendy’s melakukan sesuatu yang sangat konyol sehingga artikel yang sebenarnya ditulis tentang hal itu. Aksi buzz marketing yang sesungguhnya!

5. Inspirasional

Hampir tiap orang menyukai cerita yang menyenangkan dan konten yang benar-benar inspiratif. Konten itu juga akan menghasilkan buzz yang kamu cari. Konten inspirasional tak hanya memunculkan harapan, tetapi juga menambah sisi emosional otak kita.

Akibatnya, konten akan melekat di benak pemirsa dan mereka akan lebih cenderung untuk berbagi atau mendiskusikannya dengan orang lain. Buzz! Konten inspirasional yang hebat lebih dari sekadar kutipan “merasa senang” atau klise kosong. Jadilah nyata dan ceritakan kisah-kisah aktual. *

Editor: Ade Irwansyah

hildailhamil@gmail.com'

Leave a Reply