Selain itu, Presiden bersama dengan delegasi Jepang juga membahas perkembangan proyek Masela yang melibatkan perusahaan minyak asal Jepang, INPEX Corporation. Kepala Negara menyampaikan bahwa perancangan serta pembebasan lahan proyek Masela sedang dipersiapkan. Proyek tersebut juga ditargetkan mulai berjalan pada 2022 dan akan selesai pada 2027.
“Disampaikan bahwa rancangan desain dan pembebasan lahan, local content, semua sedang dipersiapkan dan juga ini akan mempekerjakan tenaga kerja di sana. Rencananya dari 2022-2027,” kata Airlangga.
Sementara itu, pertemuan tersebut juga membahas seputar proyek Pelabuhan Patimban yang turut melibatkan kontraktor Jepang. Pembangunan tersebut diharapkan dapat mengurangi biaya logistik dan mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan. Untuk itu, Presiden telah memerintahkan jajaran terkait untuk menghubungkan pelabuhan tersebut dengan fasilitas jalan tol.
“Terkait Patimban diharapkan akan ada konektivitas antara jalan tol dengan pelabuhan Patimban dan beliau sudah meminta Pak Menteri PU untuk menindaklanjuti,” tandasnya.