Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Friday, December 6, 2019
redaksi@topcareer.id
Sekolah

10 perguruan Tinggi Terbaik Indonesia Versi Kemenristekdikti Tahun 2019

Kampus ITB, Bandung. (dok. Republika)

Topcareer.id – Mau jadi mahasiswa tahun depan? Bingung dan belum menentukan mau masuk perguruan tinggi mana?

Tenang, jangan bingung! Mungkin daftar perguruan tinggi non-vokasi maupun vokasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bisa menjadi referensi kamu.

Berikut adalah 10 perguruan tinggi non-vokasi dengan ranking tertinggi di Indonesia pada 2019:

  1. Institut Teknologi Bandung
  2. Universitas Gadjah Mada
  3. Institut Pertanian Bogor
  4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  5. Universitas Indonesia
  6. Universitas Diponegoro
  7. Universitas Airlangga
  8. Universitas Hasanuddin
  9. Universitas Brawijaya
  10. Universitas Padjadjaran

Sedangkan untuk kategori 10 perguruan tinggi vokasi terbaik di Indonesia tahun 2019 antara lain:

  1. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
  2. Politeknik Negeri Bandung
  3. Politeknik Negeri Malang
  4. Politeknik Negeri Semarang
  5. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
  6. Politeknik Negeri Ujung Pandang
  7. Politeknik Negeri Jakarta
  8. Politeknik Negeri Padang
  9. Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
  10. Politeknik Negeri Bali

Dalam menentukan peringkat ini, Kemenristedikti memberikan penilaian berdasarkan 4 indikator. Pertama, penilain kinerja input sebesar 15% yang meliputi jumlah dosen yang berpendidikan S3, jumlah dosen dalam jabatan Lektor Kepala dan guru Besar, rasio jumlah mahasiswa terhadap dosen, jumlah mahasiswa asing dan jumlah dosen asing.

Kedua, penilain proses sebesar 25% yang meliputi akreditasi institusi serta program studi BAN-PT, pembelajaran daring, jumlah kerjasama dengan perguruan tinggi lainnya, kelengkapan laporan PDDIKTI dan laporan keuangan.

Ketiga, penilain kinerja output sebesar 25% yang meliputi jumlah artikel ilmiah terindeks perdosen, kinerja penelitian, kinerja mahasiswa serta jumlah program studi terakreditasi international.

Dan keempat, penilaian outcome sebesar 35% yang meliputi jumlah kinerja inovasi, jumlah lulusan yang memperoleh pekerjaan dalam waktu 6 bulan, jumlah sitasi perdosen, jumlah patent perdosen dan kinerja pengabdian kepada masyarakat.

Jadi, sudah tentukan pilihan kamu? *

Editor: Ade Irwansyah

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply