Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, September 28, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Tips Menjadi Juru Bahasa Profesional

Sumber foto: Andiamo! The Language ProfessionalsSumber foto: Andiamo! The Language Professionals

Topcareer.id – Apakah kamu punya impian sebagai juru bahasa profesional? Jika iya, mulailah untuk memperluas koneksimu.

Koneksi adalah salah satu senjata ampuh untuk cepat memperoleh pekerjaan di bidang apapun, termasuk profesi interpreter.

Sony Novian, seorang juru bahasa (interpreter) profesional yang sudah menggeluti bidang ini selama belasan tahun, berbagi tips yang bisa kamu ikuti.

“Kalau misalnya dia suka bahasa, ikut di acara-acara asosiasi itu membantu networking, membantu pengalaman juga,” kata Sony kepada Topcareer.id dalam sambungan telepon, belum lama ini.

Baca juga: Tahukah Kamu, Apa Beda Translator dan Interpreter?

Untuk menjalin koneksi, tak perlu malu untuk mingle dengan peserta acara yang lain. Karena dari situ, kamu berkesempatan dapat proyek lain untuk jasa juru bahasa atau penerjemah lewat koneksi baru.

Selain memperluas koneksi lewat acara-acara, kamu juga bisa ikut pelatihan juru bahasa yang tersedia. Sony menyarankan, carilah pelatihan bahasa yang bisa mendukung kemampuan serta memperluas jaringan kamu.

Sony juga mengingatkan supaya tidak setengah-setengah dalam menjalankan prosesnya sehingga hasilnya nanti bisa di luar dugaan.

“Salah kaprahnya orang-orang, ‘Saya lagi nggak ngapa-ngapain nih, saya jadi penerjemah aja ah. Lumayan buat ngisi waktu.’ Nah itu salah. Kalau begitu enggak serius, malah nggak maksimal. Dia ngerjain ini hanya untuk nunggu kerjaan berikutnya,” ujar Sony yang menjadi salah satu interpreter terdaftar di instansi dunia seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sony menyayangkan banyak orang yang berpikir bahwa pekerjaan interpreter hanya sampingan. Padahal, jika ditekuni, bayaran jasa seorang interpreter profesional dan berpengalaman tak kalah dengan pekerjaan kantoran.

Editor: Feby Ferdian

Leave a Reply