Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Juni 15, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Ingin Mendeteksi Kebohongan? Begini Caranya

Ilustrasi. (dok. MultiRater Surveys)

Topcareer.id – Kamu mungkin menganggap bahwa lebih dari 80 persen kebohongan tidak terdeteksi dan berbohong adalah perilaku yang lazim. Padahal sebagian besar kebohongan cukup mudah dikenali kalau kamu tahu cara membaca tanda-tandanya.

Mengutip Psychologytoday.com, Kamis (26/12/2019), berikut beberapa teknik untuk menentukan apakah seseorang berbohong atau tidak.

Mulailah dengan mengajukan pertanyaan netral
Dengan ini kamu dapat mengamati garis dasar respons. Tanyakan kepada mereka tentang cuaca, rencana akhir pekan, atau apa pun yang akan menghasilkan respons normal dan nyaman.

Kamu harus tahu bagaimana mereka bertindak ketika mereka mengatakan yang sebenarnya. Pastikan kamu mengajukan cukup pertanyaan untuk mengamati suatu pola.

Baca juga: Studi: Karyawan yang Dilecehkan oleh Atasan Menjadi Bos yang Baik

Temukan hot spot nya
Setelah pertanyaan yang kamu ajukan pindah dari zona netral ke “zona kebohongan,” kamu harus mengamati perubahan dalam bahasa tubuh, ekspresi wajah, gerakan mata, dan struktur kalimat.

Setiap orang akan memberikan petunjuk bawah sadar yang berbeda ketika berbohong, itulah sebabnya penting untuk mengamati garis dasar normal sebelum memasuki zona kebohongan.

Perhatikan bahasa tubuh
Pendusta sering menarik tubuh mereka ke dalam ketika berbohong untuk membuat diri mereka merasa lebih kecil dan kurang terlihat. Banyak orang menggeliat dan terkadang menyembunyikan tangan mereka untuk secara tidak sadar menyembunyikan jari-jari yang gelisah.

Amati ekspresi wajah mikro
Orang berbohong akan menunjukkan ekspresi wajah mereka dengan halus dan sulit dikenali. Dalam beberapa kasus, warna wajah mereka akan menjadi pink yang sedikit lebih terang, sementara yang lain akan sedikit mengembang hidungnya, menggigit bibir, berkeringat sedikit, atau berkedip cepat. Setiap perubahan ekspresi ini menandakan peningkatan aktivitas otak saat kebohongan dimulai.

Dengarkan struktur nada, irama, dan kalimat
Seringkali ketika seseorang berbohong, mereka akan sedikit mengubah nada dan irama ucapan mereka. Mereka mungkin mulai berbicara lebih cepat atau lambat, dan dengan nada tinggi atau rendah. Sering kali, kalimat yang mereka gunakan menjadi lebih kompleks ketika otak mereka overdrive untuk mengikuti kisah bohong mereka.

Perhatikan saat mereka berhenti berbicara tentang diri mereka
Orang-orang yang berbohong kadang mulai melepaskan diri dari cerita mereka, dan mulai mengarahkan fokus pada orang lain untuk menjauhkan dirinya dari kebohongan yang mereka buat.

Editor: Feby Ferdian

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan