TopCareerID

Mengapa Perempuan Harus Mulai Berinvestasi?

Berwirausaha atau membuka bisnis sendiri bisa jadi cara yang bagus untuk memiliki financial freedom (kebebasan finansial).

Dok. Fashioners

Topcareer.id – Perempuan sebenarnya merupakan investor yang baik, tapi kadang perempuan cenderung cemas dan tak jarang meyakini bahwa investasi sangat penuh risiko. Padahal investasi bisa jadi kunci mencapai kesejahteraan, tak terkecuali bagi kaum perempuan.

Helena Morrissey, kepala investasi di Legal & General Investment Management mengatakan perempuan harus melangkah lebih jauh dari sekadar menabung, dan berinvestasi dapat menempatkan perempuan pada posisi yang lebih kuat secara finansial.

“Jika kamu berpikir uang tunai lebih baik karena berisiko rendah, pertimbangkan lagi karena inflasi, kamu sebenarnya akan mendapat pengembalian yang sangat sedikit dengan uang tunai. Kecuali jika kamu mendapatkan tingkat bunga yang lebih tinggi dari inflasi. ” kata Morrissey dalam laman Good Housekeeping UK.

Jadi, dalam hal penghematan jangka panjang, berinvestasi bisa membuat uangmu bertumbuh lebih efektif.

Baca juga: Hi Milenial, Ini Alasan Kamu Harus Berinvestasi!

Wanita menjadi investor yang baik

Berinvestasi tidak sama dengan perjudian, dan itu tidak terlalu rumit setelah memulainya. Pada kenyataannya, ketika wanita melakukannya, mereka bisa berinvestasi dengan baik.

“Butuh waktu untuk membangun kekayaan, namun pikirkan ini layaknya berolahraga, kamu tidak bisa menjadi pelari maraton yang baik hanya dalam waktu semalam,” imbuhnya.

Morrissey menyebut, meski menabung adalah hal baik dan ia sama sekali tak melarangnya, namun berinvestasi adalah hal yang harus dipertimbangkan untuk pertumbuhan yang riil dan sebagai jalan mencapai tujuanmu.

Baca juga: Warren Buffett. Guru Investasi Dan Salah Satu pengusaha Terkaya Di Dunia

Kamu tak perlu kaya untuk berinvestasi, dan semua orang bisa melakukannya. Akan tetapi, kamu harus berinvestasi dengan nyaman.

“Oleh karena itu, mulailah dengan jumlah yang kecil terlebih dahulu. Jangan terlalu khawatir dengan berapa banyaknya, hal terpenting adalah merasa nyaman dengan konsep investasi,” terang Morrissey.

Ia menyarankan ketika kamu berinvestasi, pasanglah target untuk minimal lima tahun. Namun demikian, cek kembali portfolio investasimu setidaknya setahun sekali untuk memastikan portfolio itu masih bekerja untukmu

Terakhir, jangan takut untuk berkonsultasi tentang investasi. Temukan orang yang sudah terlebih dahulu berinvestasi sebagai panutan, bisa keluarga atau teman.

“Jangan takut untuk membicarakan tentang uang dan temukan sosok panutan untuk memotivasi kamu,” tutur Morrissey.

Editor: Feby Ferdian

Exit mobile version