TopCareerID

Hindari Makan Tiram dan Kerang Mentah. Ini Bahayanya

Tiram oyster. (dok. National Geographic)

Topcareer.id – Memakan tiram (oysters) yang masih hidup seperti salah satu menu sajian khas western atau europe restaurant mewah bisa menyebabkan kamu sakit atau bahkan risiko kematian.

Tiram yang mengandung vibriosis bisa mematikan. Sebagian besar penyakit dari tiram mentah terjadi di musim panas. Kapan pun dan di mana pun kamu suka menikmati tiram, makan tiram mentah dan kerang-kerangan yang kurang matang lainnya, bisa menempatkanmu pada risiko infeksi atau kematian.

Saat hidup, Tiram makan dengan cara terus-menerus menarik air dan material apapun di dalam air, termasuk bakteri dan virus berbahaya. Bakteri dan virus ini dapat terkonsentrasi di tubuh tiram dan menginfeksi orang yang memakan tiram mentah atau kurang matang.

Baca juga: Tetap Berhemat Meski Makan di Luar, Begini Triknya?

Salah satu infeksi yang didapat dari memakan tiram mentah disebabkan oleh beberapa jenis Vibrio, bakteri ini timbul secara alami di perairan pantai tempat tiram tumbuh.

Infeksi vibrioisis pada manusia juga bisa terjadi akibat mengekspos luka pada air garam atau air payau yang mengandung bakteri. Air payau adalah campuran air tawar dan air asin. Sering ditemukan di mana sungai bertemu laut.

Cara masak tiram yang benar

Tiram yang mengandung bakteri berbahaya tidak terlihat, berbau, atau bahkan terasa berbeda dari tiram lainnya. Satu-satunya cara untuk membunuh bakteri berbahaya dalam tiram adalah memasaknya dengan benar. Sebelum memasak, buang kerang yang sudah terbuka.

Rebus hingga kulitnya terbuka dan terus didihkan 3-5 menit lagi, pindahkan ke pengukus dan masak selama 4-9 menit lagi. Hanya makan kerang yang terbuka saat matang yang bisa dikonsumsi dengan aman. Buang semua kerang yang tidak terbuka setelah dimasak.

Apa saja gejala vibriosis?

Dikutip dari cdc.gov, sebagian besar infeksi Vibrio berasal dari tiram, berakibat diare dan muntah. Namun, orang dengan infeksi Vibrio vulnificus dapat menjadi sangat sakit atau meninggal.

Ini karena dapat menyebabkan infeksi aliran darah, dan amputasi anggota tubuh. Jika kamu mengalami gejala vibriosis, beri tahu dokter segera agar dilakukan penanganan tepat.

Baca juga: Hidup Sehat dengan Menyantap Makanan Asia

Bagaimana cara orang mendapatkan vibriosis?

Kebanyakan orang terinfeksi oleh makan kerang mentah atau setengah matang, terutama tiram. Orang lain juga bisa terinfeksi oleh luka yang terkena air payau atau air asin.

Untuk menghindari terkena vibriosis, jangan makan tiram mentah atau setengah matang atau kerang lainnya. Masak sepenuhnya sebelum makan, dan hanya pesan tiram yang dimasak sepenuhnya di restoran. Saus panas dan jus lemon tidak membunuh bakteri Vibrio dan juga alkohol.

Beberapa tiram dirawat demi keselamatan setelah dipanen. Perawatan ini dapat mengurangi tingkat vibriosis dalam tiram, tetapi tidak menghilangkan semua kuman berbahaya, apalagi pada tiram mentah yang sudah mati. Orang yang lebih mungkin terkena vibriosis tidak boleh makan tiram mentah atau kurang matang. Tutupi luka apa pun dan hindari bersentuhan dengan air payau atau air garam. *

Editor: Ade Irwansyah

Exit mobile version