Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, October 2, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Atasi Rasa Cemas dengan Cara Ini

Sumber foto: New York PostSumber foto: New York Post

Topcareer.id – Tidak jarang seseorang mengalami rasa gemetar, telapak tangan basah, perasaan tak nyaman di perut maupun ketidaknyamanan secara menyeluruh saat sedang dalam keadaan khawatir, cemas, maupun deg-degan ketika berhadapan dengan suatu hal.

Namun kini, telah ditemukan cara sederhana mengatasi perasaan tersebut yakni dengan merasakan kegembiraan dalam diri.

Gangguan kecemasan yang dapat mengakibatkan tensi, pikiran berlebihan serta perubahan fisik, merupakan penyakit mental yang paling sering ditemui.

Setiap tahun sekitar 40 juta orang dewasa di Amerika terjangkit gangguan kecemasan ini, seperti dilaporkan Greatist belum lama ini.

Baca juga: 5 Pekerjaan Tepat untuk Pengidap Gangguan Kecemasan

Selama ini, menenangkan diri menjadi salah satu solusi dan upaya menjawab hal ini, namun bagi kebanyakan orang ini hanya mudah diucapkan namun sulit diterapkan.

Sebuah studi yang dipublikasi dalam Journal of Experimental Psychology menemukan bahwa orang yang dapat merombak perasaan cemas menjadi sebuah kegembiraan, pada akhirnya tampil lebih baik ketika harus bernyanyi, berbicara di hadapan banyak orang, ataupun menjawab sebuah pertanyaan sulit.

Dibandingkan harus mengajak dan merayu diri untuk tenang, berbicara pada diri sendiri menggunakan kata-kata seperti “Saya gembira”, terbukti mampu mengubah pemikiran negatif menjadi lebih positif. Dari sini, performa yang ingin ditunjukkan seseorang saat cemas, menjadi hal yang jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Ini pun berlaku bagi kamu yang mungkin menghadapi kecemasan saat harus memberikan presentasi, bernyanyi di hadapan banyak orang maupun mengutarakan isi hati kepada orang lain.

Melalui cara ini kecemasan dapat diolah menjadi sesuatu yang menyenangkan, menggembirakan sekaligus bermanfaat bagi diri untuk berinteraksi dengan berbagai hal lainnya. *

the authorAde Irwansyah

Leave a Reply