Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Les Musik Waktu Kecil Berdampak Positif pada Otak Saat Dewasa

Ilustrasi. (dok. Shutterstock)

Topcareer.id – Jika kamu punya anak kecil sebaiknya ikutkan putra atau putri kamu les musik seperti piano, gitar maupun alat musik lain. Sebab hal itu bukan hanya ia bisa menapaki karier jadi musisi, tapi ada kabar menggembirakan lain.

Mengikuti les musik saat usia dini ternyata dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan otak ketika beranjak dewasa.

Inilah yang disampaikan oleh para peneliti asal Northwestern University, yang menjelaskan bahwa orang yang pernah mengambil kursus musik saat masih kecil memiliki tanggapan otak yang lebih cepat. Ini pun tetap berlaku walaupun tidak pernah menyentuh alat musik tersebut lagi selama bertahun-tahun.

Baca juga: Cara Simple Agar Kondisi Otak Selalu Prima

Seperti dilaporkan Huffington Post, efek ini semakin kuat dan berdmpak positif seiring orang tersebut mengambil kursus musik dengan jangka waktu lebih lama.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Neuroscience ini didasari oleh data dari 44 orang dewasa berusia 55 hingga 76. Aktivitas elektrik dari auditory brainstem masng-masing individu diperiksa sambil menyimak suku kata “da” dari setiap tuturan.

Tanggapan otak paling cepat ternyata dialami oleh orang yang memiliki pengalaman berlatih musik selama 14 tahun saat kecil, dengan perbedaan tanggapan satu mili detik lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak memiliki pengalaman sama sekali.

“Memiliki perbedaan kecepatan satu mili detik memang sepertinya tidak terlihat banyak, namun otak sangat sensitif terhadap ketepatan waktu dan satu mili detik jika digabungkan di atas jutaan neuron dapat membuat perubahan besar terhadap kehidupan orang dewasa,” jelas Michael Kilgard, Ph.D dari University of Texas, Dallas.

Tidak hanya itu, sebuah penelitian yang dijalankan oleh sekelompok peneliti asal Concordia University dan Montreal Neurological Institute and Hospital di McGill University menemukan bahwa pelatihan musik sebelum usia 7 tahun terkait erat dengan performa yang lebih baik terhadap tugas sinkronisasi sensorimotor. *

the authorAde Irwansyah

Leave a Reply