Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 20, 2022
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Gerakan Sederhana Ini Gambarkan Percaya Diri dan Intimidasi

Ilustrasi. (dok. CNN)

Topcareer.id – Apa kamu tahu bahwa beberapa gestur atau morfologi wajah bisa menandakan apa yang ingin ditunjukkan seseorang? Menyipitkan mata misal merupakan tanda kecurigaan atau hidung yang berkerut menunjukkan tawaran untuk melawan.

Para peneliti dari University of British Columbia termotivasi oleh kurangnya literatur yang mengeksplorasi pengaruh memiringkan atau isyarat gerak kepala terhadap persepsi dominasi dari wajah yang netral.

Tim menerbitkan laporan dalam Journal Psychological Science yang mengemukakan bahwa gerakan kepala dapat mengekspresikan penilaian sosial tanpa melibatkan otot-otot wajah.

Para peneliti melibatkan 1.517 subjek, selama lima percobaan, menemukan bahwa orang yang difoto dengan kepala miring secara konsisten menyampaikan dominasi fisik dan intimidasi.

Baca juga: Mendeteksi Kebohongan dengan Membaca Bahasa Tubuh

“Gerak kepala ke bawah berfungsi sebagai peniru satuan tindakan, menciptakan penampilan buatan yang memiliki efek kuat pada persepsi sosial,” tulis Zachary Witkower dan Jessica L. Tracy, penulis studi ini, dalam laman The Ladders.

“Penilaian sosial tentang wajah didorong tidak hanya oleh bentuk wajah dan otot-otot, tetapi juga oleh gerakan-gerakan dalam fondasi fisik wajah, yakni kepala.”

Penelitian yang sebelumnya dilakukan menunjukkan bahwa ada dua faktor yang secara aktif berkontribusi pada kesan ini. Kemiringan kepala ke bawah menyerupai wajah yang lebih pendek dan lebih lebar, yang secara independen terkait dengan dominasi dan agresi pada peserta laki-laki.

Elemen lain yang membuat memiringkan kepala menginspirasi penampilan “status lebih tinggi” dikenal sebagai “Unit Aksi 4” dalam sistem pengkodean aksi wajah. Ini adalah ekspresi wajah yang didefinisikan oleh alis yang didekatkan, meniru bentuk huruf V.

“Dalam lima penelitian (total N = 1.517), kami menemukan bahwa ketika pandangan mata diarahkan ke depan, memiringkan kepala seseorang ke bawah (dibandingkan dengan sudut netral) meningkatkan persepsi dominasi, dan efek ini disebabkan oleh penampilan ilusi alis yang lebih rendah dan berbentuk V yang disebabkan oleh kemiringan kepala ke bawah.”

Kepala yang miring, dalam beberapa kasus, sebenarnya menunjukkan kerentanan dan atau kebahagiaan. Faktor penggambaran menghalangi keterlibatan otot-otot wajah, atau ketiadaannya. *

Editor: Ade Irwansyah

Tinggalkan Balasan