Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, January 21, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Jangan Lakukan Kebiasaan Buruk Ini! Bisa Ganggu Kesehatan

Foto Ilustrasi Kebiasaan Buruk

Topcareer.id – Semua orang pasti memiliki kebiasaan buruk yang tanpa disadarinya bisa merusak kesehatan. Namun karena kebiasaan ini sudah terlalu rutin dilakukan, maka akan dianggap sebagai hal yang biasa.

Seperti dikutip dari laman Canadianliving.com, Jumat (6/3/2020) Berikut ini beberapa kebiasaan buruk yang tidak baik bagi kesehatan.

Melewatkan sarapan
Waktu memang sangat sempit di pagi hari, dan kamu biasanya hanya sempat minum kopi untuk sarapan. Sepertinya hanya itu satu-satunya pilihan. Jika kamu melewatkan sarapan, sistem tubuhmu akan melambat untuk menghemat energi dan menyimpan kalori. Ini akan memengaruhi metabolisme dan kemampuanmu untuk berkonsentrasi.

Menghabiskan sisa makanan
Ketika anak-anak atau pasangan meninggalkan meja dengan piring mereka setengah kosong. Kamu terkadang merasa sayang untuk membuangnya, jadi kamu akan menghabiskannya. Ini bisa membuatmu memperoleh sekitar 100 kalori ekstra yang berarti kamu akan menambah setengah kilogram lemak dalam seminggu.

Tertidur di sofa
Setelah hari yang sibuk, biasanya kamu lebih mudah tertidur di sofa saat sedang menonton televisi. Sebenarnya istirahat terbaik berasal dari tidur yang tidak terganggu dengan posisi yang baik selama tujuh hingga delapan jam dan berada di tempat gelap yang sunyi. Tertidur di sofa dengan TV menyala, lalu pindah ke tempat tidur dapat membuang hormon dan metabolisme yang mengarah pada kenaikan berat badan dan sistem kekebalan tubuh yang kurang mampu menangkal penyakit.

Makan terlalu cepat
Kebiasaan makan terburu-buru dapat menyebabkan refluks asam, kembung, dan kelebihan gas. Butuh waktu 20 menit untuk otak agar mendapatkan pesan dari perut bahwa kamu kenyang. Jadi makan terlalu cepat, kemungkinan kamu juga bisa menambah berat badan.

Menggigit kuku
Menggigit kuku berulang kali sering kali merupakan respons bawah sadar terhadap stres, memberi otak sesuatu materi untuk difokuskan. Namun karena kuman ditransfer langsung dari mulut ke kuku, kamu berisiko terkena radang dan infeksi pada alas kuku dan bisa menyebabkan alas kuku rusak permanen. Dan penggigit kuku mungkin berisiko lebih tinggi untuk mengalami bruxism, sakit wajah, sakit kepala, hingga masalah gigi dan gusi.*(rw)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply