Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Januari 18, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Catat, Ini Nomor Pengaduan Terkait Virus Corona

Ilustrasi. (dok. istimewa)

Topcareer.id – Warga Indonesia yang positif terjangkit virus corona (Covid-19) bertambah. Hal ini membuat Pemerintah menyediakan posko aduan atau hotline yang terkait dengan virus tersebut.

Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengatakan ada beberapa cara untuk masyarakat melaporkan atau mencari semua informasi yang berkaitan dengan virus corona.

“Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, atau melaui alamat email ke @kemkes.go.id,” tulis kemenkes di press rilis pada Jumat (6/3/2020).

Selain itu, untuk memudahkan dan menampung lebih banyak aduan, Pemerintah juga sudah mengintegrasikan terkait hal tersebut ke nomor 119.

“Agar lebih mudah, masyarakat juga bisa menghubungi hotline virus corona di nomor telepon 119”. tambahnya.

Kemenkes juga telah merilis 100 rumah sakit rujukan Covid-19 yang tersebar di seluruh Indonesia yang dapat dilihat di https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/Kesiapsiagaan%20RS%20dalam%20penangan%20COVID19/Daftar%20RS%20rujukan%20COVID-19.pdf. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorSherley Agnesia

1 Komentar

  • Salam sejahtera
    Saya salah satu orang tua dari 3 murid yg bersekolah swasta katolik di Manado. Saya cuma mau komplain saja, karena di tengah2 situasi covid saat ini, pihak sekolah sudah menagih SPP. Sementara anakanak melakukan belajar dr rumah yg tidak 100% berada di sekolah. Listrjk tdk kami pakai, guru2 pun hanya memberi tugas dan bukan mengajar face to face. Selain itu., suami saya juga jena imbas bekerja setengah bulan dan sudah diberikan surat dari kantor dgn ctt NO WORK NO PAY..
    Sudah saya sampaikan permohonan by WS agar diberikan keringanan. namun hanya diberikan jawaban sbb:
    (jawaban dari kepsek SD)
    Selamat Pagi…
    Mohon maaf saya baru membalasnya.
    Siswa yg ada di satuan Pendidikan resmi terdaftar di Satuan Pendidikan (DAPODIK) Data Pokok Pendidikan.
    Kami sebagai sekolah swasta sebagai penyelenggara Pendidikan tentu berbeda dgn sekolah Nageri.
    Memang saat ini Dunia khususnya kota Manado terimbas dari Dampak dari Virus Corona.
    Dengan adanya himbauan dari Pemerintah untuk menjaga jarak supaya terhindar dari virus, maka seluruh siswa belajar di rumah.
    Maksud belajar di rumah bukan berarti putus dari tanggung jawab sekolah, tetapi tetap dilakukan oleh guru lewat pembelajaran DARING (DALAM JARINGAN) LEWAT MEDIA ONLINE YANG ADA. Karena tetap ada evaluasi/ulangan untuk mendapatkan nilai harian dan nilai rapor.
    Belajar di rumah ada panduan dari guru. Jadwal tentunya sudah di atur. Mohon tentunya bantuan juga org tua agar dpt bekerjasama dgn guru.
    Oleh sebab itu kami dari pihak sekolah perpanjagan tangan dari Yayasan memohon pada org tua agar dapat memahami maslah pembayaran SPP.
    Para guru juga harus mendapatkan Gaji.
    Gaji guru adalah hasil dari sumbangan orang tua lwt SPP. Mohon orang tua dapat menanggapi penjelasan ini dgn Bijak.
    Mohon maaf bila menyinggung perasaan orang tua.
    Terima kasih. Tuhan Memberkati.?
    -jaga kesehatan
    -jaga jarak
    -di rumah saja.
    ???

    Apakah tidak ada kebijakan dari pemerintah mengenai uang SPP, khususnya di sekolah swasta….
    Mohon kiranya dapat kiranya saya bisa mendapat feedback ASAP. Demikian, trimakasih.

Tinggalkan Balasan