Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, July 11, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Corona Kian Mewabah, AS Perintahkan Keluarga Staf Kedutaan Tinggalkan Indonesia

Penanganan corona di Indonesia. (dok.KataData)

Topcareer.id – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memberi perintah pada keluarga pegawai kedutaan AS di Jakarta, Misi AS di kantor pusat ASEAN Jakarta, Konsulat Jenderal di Surabaya dan Medan untuk meninggalkan Indonesia, di tengah corona yang kian mewabah. Perintah ditujukan bagi anggota keluarga yang berusia di bawah 21 tahun.

Perintah ini dituangkan di laman Kedutaan AS pada Kamis (26/3/2020). Peringatan dikeluarkan Deplu AS sehari sebelumnya.

Dikatakan, Deplu AS membuat keputusan ini berdasar wabah penyakit COVId-19 di Indonesia, kapasitas fasilitas kesehatan di Indonesia saat ini, serta ketersediaan penerbangan keluar dari Indonesia. Kedutaaan AS di Jakarta, Konsulat Jenderal di Surabaya dan Meda tetap buka untuk kepentingan mendesak saja. Namun, layanan bagi warga AS yang berada di Indonesia tetap buka.

Baca juga: Jurus Jokowi Agar Ekonomi Tetap Berputar Di Tengah Pandemi Corona

Rilis dari Keduataan AS juga meminta warga AS yang tengah berada di Indonesia untuk segera kembali ke AS, kecuali mereka yang siap berada di luar AS untuk waktu tertentu.

Hingga Kamis (27/3/2020), penderita COVID-19 di Indonesia dikatakan Pemerintah sudah mencapai 893 kasus. Saat ini yang tengah dirawat berjumlah 780 orang, sedang yang sembuh sudah 35 orang. Sementara itu yang meninggal berjumlah 78 orang.

Angka resmi itu banyak diragukan. Sebuah studi yang dilakukan Centre for Mathematical Modelling of Infectious Disease yang berbasis di London, Inggris mengatakan, beerdasar model matematika yang mereka buat, hanya dua persen kasus corona yang dikonfirmasi di Indonesia.

Studi yang dikutip Reuters itu menyebut, dengan angka kematian yang begitu tinggi saat ini, kasus corona di Indonesia bisa mencapai 34 ribu, melebihi Iran.

Hingga saat ini Pemerintah Indonesia belum memberlakukan lockdown atau penguncian wilayah untuk membendung penyebaran corona. Pemerintah baru menghimbau warga melakukan social distancing, menutup sekolah, dan bersiap melakukan tes massal dengan masif. *

the authorAde Irwansyah

Leave a Reply