Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, June 6, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Gambaran Traveling Pasca Pandemi Corona (Bagian 2)

Dok. Hearing Link

Topcareer.id – Di tengah pandemi virus corona ini, semua orang akan mulai terbiasa untuk melakukan social distancing demi tak tertular. Sepertinya sulit membayangkan seperti apa jadinya melakukan traveling setelah wabah ini berakhir.

“Orang-orang tidak berubah karena mereka masih ingin pergi ke suatu tempat, tetapi mereka tentu akan jauh lebih berhati-hati dalam melakukan sesuatu,” kata Adam Blake, seorang profesor ekonomi dan kepala penelitian di Departemen Pariwisata dan Perhotelan di Universitas Bournemouth, Inggris.

“Mereka bukan hanya harus meyakinkan diri bahwa keadaan sudah aman untuk bepergian, tetapi juga harus melihat perubahan fisik yang dibuat untuk membuat perjalanan lebih aman.”

Berikut delapan gambaran traveling setelah pandemi corona berakhir:

Bagian kedua dari tulisan.

5. harga tiket pesawat yang lebih murah dan lebih kosong lebih diminati

Menurut Christopher Anderson, profesor bisnis di Hotel School Cornell University di Ithaca, New York, orang akan lebih nyaman bepergian dengan pesawat jika pesawatnya agak kosong.

“Jika kita benar-benar ingin membalikkan keadaan ini, maskapai harus terbang dengan kursi tengah kosong dan harga jauh lebih rendah dari yang kita miliki pada musim panas lalu,” katanya.

6. Perjalanan bisnis dapat memacu pemulihan bagi maskapai

Meskipun saat ini banyak orang yang merasa lebih nyaman melakukan pertemuan bisnis secara virtual, Anderson berharap keinginan untuk bertransaksi secara pribadi akan kembali meningkat

“Saya percaya orang membutuhkan interaksi, dan ada kemungkinan jeda yang berkepanjangan dalam transaksi bisnis reguler, dapat memacu orang-orang untuk segera kembali ke perjalanan udara, karena orang-orang ingin kembali menciptakan peluang,” katanya.

7. Pelancong udara akan lebih memiliki fleksibilitas pemesanan

Anderson berharap bahwa maskapai penerbangan, yang memperpanjang serangkaian keringanan dan opsi pemesanan ulang, akan semakin fleksibel dengan pembatalan dan perubahan biaya, setidaknya untuk jangka waktu tertentu.

“Ketika kita memasuki 2021, kita akan kembali ke cara lama yang saya bayangkan,” katanya.

8. Perjalanan keberlanjutan jadi salah satu kunci pemulihan

Keberlanjutan jadi kesempatan untuk mengatasi masalah yang menjadi perhatian utama sebelum virus corona tiba, kata penyiar perjalanan, Peter Greenberg dalam sebuah video baru-baru ini.

Overtourism (terlalu banyak pengunjung), perjalanan berkelanjutan dan lingkungan adalah salah satu topik perjalanan yang paling banyak dibicarakan sebelum penyebaran virus corona.

“Kita bisa kembali ke ini dengan cara yang jauh lebih bertanggung jawab dan etis ketika krisis ini berakhir,” kata Greenberg.

Editor: Feby Ferdian

Leave a Reply