Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, April 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

KSP: Gotong Royong Penting untuk Melawan Wabah Covid-19

Plt Deputi II KSP Abetnego Tarigan serahkan bantuan alat kesehatan untuk RSUD Tarakan. (dok. KSP)

Topcareer.id – Kantor Staf Presiden (KSP) mengatakan saat ini penting bagi masyarakat untuk terus menerus membangun budaya gotong-royong dalam menghadapi wabah covid-19.

“Melihat perkembangan dan dinamika saat ini dalam menghadapi covid-19, dukungan dari masyarakat terus mengalir. Ini merupakan suatu kekuatan di Indonesia bahwa gerakan dari masyarakat sangat cepat,” kata Plt. Deputi II KSP, Abetnego Tarigan saat menyalurkan alat kesehatan ke RSUD Tarakan, Jakarta, Senin (13/4/2020).

Gotong royong dimaksud mencakup banyak hal, salah satunya dengan berdonasi alat kesehatan yang dibutuhkan para tenaga medis di berbagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Baca juga: Ekonomi Pekerja Seni Terdampak Corona, Kemendikbud Tawarkan Bantuan. Begini Isi Formulirnya

“KSP mewakili pemerintah mendapatkan banyak bantuan donasi dari masyarakat dan pihak perusahaan swasta. Berbagai alat kesehatan ini untuk menambah pasokan alat kesehatan yang masih kurang di beberapa rumah sakit atau puskesmas yang menangani pasien corona. kami berharap donasi alat kesehatan ini dapat bermanfaat sehingga para pasien kembali sehat,” terangnya.

Adapun sumbangan alat kesehatan yang diberikan kepada RS Tarakan berupa 3 unit alat USG, 10 unit infusion pump, 10 unit syringe pump, dan 100 buah kacamata pelindung.

Selain berterimakasih atas sumbangan yang diberikan, Direktur Utama RSUD Tarakan, Dian Ekowati mengatakan dengan adanya 65 pasien di RS tersbut, ia merasa masih perlu alat kesehatan yang sesuai standar sehingga tenaga medis tidak khawatir dalam menangani pasien.

“Disini ada beberapa ruangan yang perlu dimaksimalkan agar sesuai dengan standar kebutuhan pasien corona. Di sisi lain, kendala yang dihadapi adalah kurangnya personil tenaga medis yang membantu menangani pasien, sehingga harus bekerja secara bergantian. Karena itu, diharapkan ada mobilisasi relawan yang dapat membantu para tenaga medis di rumah sakit,” ungkap Dian.

Menanggapi hal itu, Abetnego juga menjelaskan bahwa KSP saat ini sedang melakukan pemetaan mengenai rumah sakit yang membutuhkan alat kesehatan tambahan untuk menangani pasien corona dan pihaknya tengah berupaya untuk selalu memastikan standarisasi alat kesehatan yang akan disumbangkan untuk mengantisipasi risiko bahaya yang mungkin bisa terjadi.

Di hari yang sama KSP juga menyalurkan 300 ribu sarung tangan medis kepada 42 Puskesmas di wilayah DKI Jakarta dan 400 ribu sarung tangan medis diberikan kepada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Jakarta. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan