Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, September 24, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Alasan Kenapa Buku Usang Baunya Enak Dan Khas

Sumber foto: mnn.com

Topcareer.id – Bagi kamu yang kutu buku, pasti familiar dengan aroma buku yang sering kamu baca, baik buku yang baru dibeli, atau buku yang sudah lama disimpan.

Setiap orang tampaknya menyukai aroma yang berbeda ketika datang ke toko buku atau perpustakaan. Ada orang-orang yang menyukai aroma buku-buku tua, ada juga yang menyukai aroma buku yang baru dibuka untuk pertama kalinya.

Aroma khas yang berasal dari buku-buku ini disebabkan oleh sejumlah reaksi kimia. Misalnya, buku-buku tua memiliki aroma manis seperti bunga vanila dan almond yang berasal dari pemecahan senyawa kimia pada kertas.

Sementara itu, buku-buku yang baru dibeli dan dibuka segelnya, aroma khasnya disebabkan karena bahan kimia karies yang digunakan ketika mereka diproduksi.

Mengapa buku bisa memiliki aroma khas?

Mengutip laman scienceabc.com, Selasa (21/4/2020), kerusakan kimiawi, selama periode waktu tertentu, dari senyawa-senyawa di dalam kertas menghasilkan bau.

Kertas terdiri dari selulosa dan sejumlah kecil lignin (polimer kompleks alkohol aromatik). Kertas yang lebih halus mengandung lebih sedikit lignin daripada bahan yang lebih murah, seperti kertas yang digunakan di koran.

Lignin adalah bahan kimia yang sama, yang menjadikan warna kertas lama kelamaan menjadi kuning setelah teroksidasi dalam jangka waktu lama, untuk terurai menjadi asam, yang pada gilirannya terurai menjadi selulosa.

Bahan kimia yang menyebabkan bau manis pada kertasnya adalah benzaldehyde, vanillin, ethyl hexanaol, toluene dan ethyl benzene. Reaksi kimia ini menghasilkan senyawa volatil yang disebut hidrolisis asam.

Aroma buku baru

Sementara itu, aroma buku baru dapat dikaitkan dengan tiga faktor yaitu kertas itu sendiri, tinta yang digunakan untuk mencetak buku, dan perekat yang digunakan dalam proses pembuatan buku.

Jika merujuk pada bau kertas itu sendiri, akan ditemukan bahwa ada banyak bahan kimia yang digunakan untuk memproduksi kertas. Salah satunya adalah natrium hidroksida (soda kaustik), yang ditambahkan ke kertas untuk mengurangi keasaman dan pembengkakan serat kayu pulp yang digunakan dalam kertas.

Editor: Feby Ferdian

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply