Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, May 28, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Kesal Anak Main Game Terus, Seorang Ayah Sewa `Pembunuh Bayaran`

Topcareer.id – Frustasi oleh kebiasaan putranya yang bermain game online tak henti-hentinya, seorang lelaki di China dilaporkan menyewa sejumlah “pembunuh bayaran” dalam game untuk memusnahkan avatar putranya berulang-ulang sebagai upaya untuk mencegahnya bermain.

Mengutip harian Sanqin Tiongkok, pria yang diidentifikasi sebagai “Tn. Feng,” sudah jenuh dan memutuskan untuk memulai plot pembunuhan dunia maya ini karena putranya terlihat tidak mampu menarik diri dari game online untuk mencari pekerjaan.

Putra Tn. Feng berusia 23 tahun itu, dikabarkan telah meninggalkan pekerjaannya di perusahaan software developer, dia sudah bekerja di sana tiga bulan tetapi mengatakan bahwa dia tidak senang dengan pekerjaan itu.

Baca juga: Indonesia Games Championship Kembali Digelar, Total Hadiahnya Rp 1,6 M

Merasa kesal karena putranya lebih memilih bermain game online alih-alih mencari pekerjaan, sang ayah dilaporkan membuat skema untuk mencegah kecintaan anaknya terhadap game. Dia pun menyewa sejumlah pembunuh online, yang karakternya lebih ulung dan lebih kuat daripada avatar putranya.

Xiao Feng, yang telah yakin akan kemampuan permainannya, mengatakan kepada Guangzhou Daily bahwa dia awalnya terkejut dan tidak puas bahwa karakternya terus terbunuh setelah dia masuk, tetapi segera dia mulai curiga ada sesuatu yang salah.

Baca juga: Anak Kecanduan Main Game di HP, Ini Cara Atasinya

“Tidak pernah ada permusuhan antara saya dan pemain utama lain yang membunuh saya, jadi saya tahu ada sesuatu yang aneh terjadi,” katanya.

Setelah mempertanyakan sejumlah pemain, Xiao Feng segera mengetahui bahwa ini adalah plot ayahnya. Tetapi bukannya berhenti bermain game, pemuda itu justru mengklaim ayahnya yang melebih-lebihkan kebiasaan bermainnya, ia pun telah berhadapan dengan ayahnya dan mengatakan kepadanya bahwa dia ingin mencari pekerjaan yang benar-benar dia bisa nikmati. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply