Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, June 2, 2020
redaksi@topcareer.id
Kerja Dari Rumah

Work From Home Setelah Pandemi? Kenapa Tidak. Tapi Mungkinkah?

Ilustrasi. (dok. Getty Images)

Topcareer.id – Banyak orang yang percaya bahwa pandemi virus corona ini akan membuat beberapa perubahan yang bertahan secara permanen.

Ada yang mengatakan bahwa akan lebih banyak orang yang bisa bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setelah aturan lockdown dicabut atau setelah masa krisis berlalu.

salah satunya CEO Twitter yang menawarkan kepada karyawan perusahaannya pilihan untuk bekerja secara permanen dari rumah bahkan ketika pandemi Covid-19 telah selesai.

Tetapi apakah bekerja secara permanen dari rumah masuk akal bagi semuanya? Dan apa pengaruhnya bagi perkantoran yang mengikuti ciri khas perusahaan di Silicon Valley, rumah bagi banyak perusahaan start up teknologi baru dan global)?

Baca juga: Usai Pandemi, Perusahaan Bisa Lebih Adil pada Pekerja Perempuan

Mengutip NBC, perusahaan teknologi seperti Twitter, Facebook dan Google masih bisa menyelesaikan pekerjaan dengan bekerja dari jarak jauh.

Tetapi CEO Bluescape Peter Jackson tahu ada risiko keamanan untuk menjauh dari induk teknologi, karena perangkat lunak perusahaannya hanya berurusan dengan itu.

Menurut dia risiko keamanan data perusahaan lebih rentan jika seluruh karyawan WFH. “Anda memiliki percakapan yang sangat sensitif, dan tiba-tiba ada orang yang memiliki akses ke dokumen-dokumen penting dan rahasia mengenai percakapan tersebut karena Anda melakukan screen share,” kata Jackson tentang risiko keamanan yang mungkin terjadi.

Jika perusahaan benar-benar ingin karyawan kembali ke kantor setelah pandemi, mungkin dibutuhkan lebih banyak area perkantoran agar pekerjanya yang telah terbiasa bekerja di luar kantor tidak merasa terkurung. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply