Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, June 2, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Persiapan Fisik dan Mental Jika Ingin Kerja di Kapal Laut

Ilustrasi. (dok. istimewa)

Topcareer.id – Selain pilot, profesi pelaut juga menjadi pekerjaan yang didamba-dambakan masyarakat terutama kaum adam. Hal ini lantaran adanya anggapan pelaut sebagai suatu pekerjaan bergengsi dengan gaji yang menggiurkan.

Direktur Politeknik Bumi Akpelni yang dulu sempat menjadi nakhoda Capt. Cahya Fajar Budi Hartanto membagikan tips-tips yang buat kamu yang berniat menjadi pelaut.

Memiliki tubuh yang sehat
Sebelum melanjutkan pendidikan ke sekolah pelayaran, lakukanlah medical checkup. Pastikan kamu tidak buta warna dan terbebas dari penyakit hepatitis dan THT. Dari serangkaian tes seperti tes akademik, psikotek, fisik, kesehatan dan wawancara, tes kesehatan adalah kondisi yang tidak dapat ditoleransi baik ketika akan menempuh pendidikan maupun bekerja menjadi pelaut.

Baca juga: Begini Virus Corona Cepat Menyebar di Kapal Pesiar Diamond Princess

Cari informasi sekolah secara mendetail
Sebagai pelaut yang profesional tentu kamu harus mengenyam pendidikan khusus terlebih dahulu. Oleh karena itu sangat penting untuk kamu mencari tahu secara detail lembaga sekolah yang akan kamu pilih, baik profil, jurusan, biaya, termasuk mencari tahu histori pekerjaan para lulusannya.

Usahakan untuk memilih lembaga pendidikan yang memiliki koneksi kuat dengan perusahaan-perusahaan atau ikatan dinas, sehingga kita akan diberi akses untuk melakukan praktek maupun bekerja di perusahaan tersebut setelah lulus.

Siapkan mental
Yang utama bagi kamu yang ingin menjadi pelaut adalah menyiapkan diri secara mental lantaran pendidikan pelayaran menggunakan sistem semi militer. Di sana pendidikan karakter dan disiplinnya sangat kuat. Ya, bekerja sebagai pelaut memang tak semudah yang dikira karena pekerjaan di kapal relatif menuntut kekuatan fisik yang lebih dan tekanan yang didapat juga terbilang tinggi.

Pikirkan apakah kamu sanggup bekerja jauh dari rumah dengan resiko keselamatan yang selalu mengancam jiwa. Dan apakah kamu bisa bertahan pada ruang lingkup yang itu-itu saja dengan waktu yang cukup lama.

Jangan melihat kesuksesan orang lain
Melihat kesuksesan orang lain memang bisa menjadi motivasi diri kita untuk menjadi lebih baik. Tapi lihatlah kesuksesan itu secara menyeluruh dengan mengetahui bagaimana orang tersebut memulainya dan proses yang menjadikannya sukses seperti itu. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply