Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Efek Pandemi, Grab Bakal PHK 5 Persen Karyawan

Kantor Grab di Singapura. (dok. Straits Times)

Topcareer.id – Salah satu perusahaan aplikasi layanan ride hailing yang juga pembayaran digital terbesar di Asia Tenggara, Grab mengumumkan pada Selasa (16/6/2020) bahwa pihaknya akan mem-PHK lebih dari 300 karyawan karena dampak dari virus corona.

CEO Anthony Tan mengatakan kepada staf dalam sebuah catatan yang dibagikan kepada Reuters, perusahaan akan memangkas sekitar 5 persen dari jumlah karyawannya atau sekitar 360 karyawan.

Grab yang berbasis di Singapura dan aktif di delapan negara, tidak menghadapi masalah permodalan. “Dan akan mengakhiri proyek-proyek non-inti, mengkonsolidasikan tim dan berputar untuk fokus pada pengiriman”, kata seorang juru bicara.

Grab saat ini memiliki cadangan USD3 miliar, menurut sebuah sumber, dan memiliki valuasi USD14 miliar. PHK adalah restrukturisasi terbaru di perusahaan portofolio SoftBank Group Corp.

Baca juga: Grab Potong Gaji Karyawan Senior demi Bantu Mitra Terdampak Covid-19

 “Perusahaan yang dimodali pemodal ventura bertanggung jawab untuk memaksimalkan pertumbuhan sementara tetap menjaga keberlanjutan finansial mengingat pasar keuangan yang bergejolak. Jadi menyeimbangkan kembali sumber daya dalam perjalanan panjang menjadi penting bagi keberhasilan mereka,” kata Varun Mittal, yang mengepalai pasar bisnis fintech yang sedang berkembang.

Industri hail riding termasuk yang terpukul oleh pandemi. Lockdown serta aturan social distnacing membuat layanan ini terganggu. Para driver tak boleh membawa penumpang dan hanya melakukan jasa pesan antar barang dan makanan. Uber yang didukung SoftBank dan Ola memangkas pekerjaan dan biaya.

Dampaknya di Asia Tenggara sangat parah. Grab dan saingannya Gojek mengatakan kepada Reuters pekan lalu bahwa pendapatan mereka berkurang lebih dari setengah selama wabah Covid-19. *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply