Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, September 26, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Workflow Automation, dan Keuntungannya dalam Perusahaan

Sumber foto: freepik.com

Topcareer.id – Setiap proses pasti memiliki workflow atau alur kerja untuk menyelesaikannya. Namun, dalam penerapannya selama ini, banyak workflow diisi dengan tugas-tugas manual yang memakan waktu, rawan kesalahan, dan mahal.

Latar belakang itulah yang akhirnya menciptakan workflow automation atau otomatisasi alur kerja. Workflow automation bisa menghilangkan beragam rintangan, dan memberikan kekuatan yang unggul, cepat, akurat, dan relatif murah.

Bagaimana Workflow Automation membantu?

Dari admin hingga keuangan, dan IT hingga pemasaran, Workflow Automation dapat membebaskan semua departemen dari beban proses manual. Setiap departemen di perusahaan akan mendapat manfaat dari perangkat lunak Workflow Automation, contohnya:

Sumber daya manusia (HRD)

  • Mengurangi dokumen kertas secara drastis
  • Sumber, verifikasi, dan rekrut kandidat lebih cepat dengan persetujuan otomatis
  • Memastikan kepatuhan pada semua proses
  • Meningkatkan visibilitas alur kerja
  • Memberikan pengalaman onboarding /offboarding yang lebih cepat

Keuangan

  • Menyederhanakan manajemen dokumen
  • Hemat waktu pemrosesan persetujuan
  • Penjadwalan pembayaran otomatis untuk faktur berulang
  • Membuat sistem manajemen penggajian yang cerdas
  • Mengintegrasikan data dengan perangkat lunak akuntansi lainnya

Marketing

  • Mendelegasikan tugas-tugas yang berulang ke dalam sistem
  • Berkolaborasi dalam alur kerja dengan rekan tim di beberapa lokasi
  • Memastikan semua konten disetujui oleh pihak terkait yang tepat
  • Menetapkan proses yang konsisten untuk memelihara dan menindaklanjuti dengan arahan berkualitas
  • Autopilot yang bisa dipantau dari dasbor terpadu

Sales

  • Menyederhanakan pembuatan daftar dengan menstandarisasi proses
  • Memastikan semua mendapatkan perlakuan yang sama
  • Mencegah celah kesalahan
  • Mendapatkan laporan dan analisis mendalam tentang proses yang sedang berlangsung
  • Pengiriman otomatis sambutan kontekstual, ungkapan terima kasih, atau email promosi pada pelanggan

IT

  • Menetapkan kebutuhan ke anggota tim yang tersedia
  • Menghindari permintaan dukungan ganda
  • Mengkonfirmasikan pembaruan terjadwal dengan pemangku kepentingan
  • Mendapatkan panduan otomatis dari pusat IT
  • Mengelola aset dan melacak tren pengguna

Kesimpulannya, Workflow automation mendefinisikan serangkaian tugas untuk menyelesaikan suatu proses, dan kemudian menghapus semua langkah manual.

Hal ini bisa dianalogikan seperti menonton kartu domino yang dijatuhkan dalam pola yang telah diatur secara cerdik dan harmonis.

Editor: Feby Ferdian

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply