Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Pemerintah Optimis Ekonomi Membaik Hingga Akhir Tahun

Topcareer.id – Pemerintah berusaha mengembalikan kegiatan ekonomi masyarakat di masa kenormalan baru, yang sempat menurun drastis akibat pandemi Covid-19.

Agar ekonomi pulih kembali, pemerintah terus mengupayakan perbaikan dari sisi regulasi, tata kelola pemerintah, serta reformasi di sektor kesehatan.

“Semua itu agar publik kembali percaya dalam menjalankan aktivitas ekonominya,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Webinar Sekolah Politik Indonesia bertema “Pemulihan Ekonomi Indonesia,” Jumat (3/7/2020).

Menurut Menko Perekonomian, di tengah pandemi seperti sekarang, tidak semua sektor mengalami perlambatan. Ada yang tetap bagus dalam bisnisnya, antara lain sektor rokok dan tembakau, makanan pokok, batu bara, farmasi dan alat kesehatan, serta minyak nabati/hewani.

Pemerintah pun optimistis ekonomi Indonesia masih akan tumbuh positif, di kisaran 0%-0,5% pada akhir 2020. Pasalnya, kondisi ekonomi diprediksi akan membaik pada kuartal ketiga dan keempat mendatang.

“Salah satu yang bisa membantu adalah peran pemerintah, jadi kami akan mendorong government spending besar ke depannya, jadi (pertumbuhan ekonomi) tidak negatif di akhir tahun ini. Sedangkan, untuk tahun depan (2021), Indonesia sudah diprediksi masuk jalur positif,” jelasnnya.

Baca juga: Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Negatif

Menko Airlangga juga meyakini Indonesia adalah negara yang mempunyai tingkat ketahanan tinggi. Dibandingkan era setelah krisis ekonomi 1998, kata dia, saat ini kita terbantu dengan sektor finansial yang masih menjadi buffer kuat untuk ekonomi.

“Bank Indonesia juga masih memiliki cadangan devisa yang cukup besar, serta perdagangan kita masih positif,” ujar Menko Airlangga.

Mayoritas provinsi di Indonesia sejak Juni juga sudah menunjukkan pertumbuhan ekonomi positif dibanding bulan sebelumnya. Misalnya, DKI Jakarta tumbuh relatif tinggi Juni ini, karena sudah ada pembukaan retail pada 15 Juni 2020.

“Pemerintah pun akan mendorong integrasi rencana tata ruang kawasan perkotaan atau metropolitan dengan kebijakan nasional, dengan tujuan memperkuat ekonomi wilayah setelah pandemi ini berakhir. Selain juga memberikan stimulus ke UMKM dan korporasi seperti yang selama ini sudah dilakukan,” imbuh Menko Airlangga.

Baca juga: Perekonomian Selandia Baru Alami Penurunan Terbesar dalam 3 Dekade

Terkait penanganan pandemi Covid-19, pemerintah menjamin penyediaan obat-obatan yang dibutuhkan, peningkatan fasilitas kesehatan, dan rapid test juga diperbanyak, sembari menunggu agar segera ditemukan vaksin yang dapat menyetop mata rantai pandemi covid-19, dan membantu menyelesaikan persoalan ekonomi secara tidak langsung.

Editor: Feby Ferdian

Leave a Reply