Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, October 2, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Pebulutangkis Legendaris Lin Dan Pensiun

Lin Dan (dok. China Daily)

Topcareer.id – Pemenang medali emas di Olimpiade Beijing dan London, Lin Dan tidak akan berlaga di Olimpiade tahun depan. Juara Olimpiade dua kali asal China Lin Dan, yang bisa dibilang salah satu pemain bulutangkis terbesar sepanjang masa, mengumumkan pensiun di usia 36.

Ini berarti bahwa Lin, yang memenangkan emas di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012, tidak akan bersaing di Olimpiade Tokyo 2020. Akhir dari karier gemilang Lin diumumkan hanya berjarak setahun  setelah saingan dan teman baiknya, bintang Malaysia Lee Chong Wei juga pensiun.

Duo ini menguasai cabang olahraga bulutangkis selama lebih dari satu dekade, dan hanya kendur dalam beberapa tahun terakhir saat kekuatan mereka berkurang.

Baca juga: Wabah Corona, Bulutangkis Indonesia Open 2020 Resmi Ditunda

“Keluarga saya, pelatih, rekan satu tim, dan penggemar telah menemani saya melalui banyak puncak dan palung yang sulit,” katanya dalam sebuah posting di Weibo yang mirip Twitter China yang dengan cepat menjadi viral.

“Setiap lompatan kuat adalah keinginan untuk menang. Saya telah mendedikasikan segalanya untuk olahraga ini yang saya sukai.”

Selain dua medali emas Olimpiade, Lin juga merupakan juara dunia lima kali dan mantan nomor satu dunia lama. Lin mendapat julukan “Super Dan” di puncak kariernya.

Baca juga: India Larang Puluhan Aplikasi Buatan China, Termasuk TikTok dan WeChat

Namun, karier pemain kidal itu berkurang dalam beberapa tahun terakhir karena usia dan cedera merenggut nyawa mereka. Lin selalu menyatakan bahwa ia akan mencoba menjadikannya Olimpiade terakhir di Tokyo dalam upaya yang tidak mungkin untuk mendapatkan emas Olimpiade ketiga.

“Daripada hanya mengejar peringkat seperti yang saya lakukan ketika saya masih muda, dalam tahun-tahun ini, saya ingin menantang batasan fisik atlet ‘tua’ dan melatih semangat olahraga yang tidak akan pernah saya lepaskan.

“(Tapi) kemampuan fisik dan rasa sakitku tidak lagi memungkinkanku untuk bertarung bersama rekan satu timku.” *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply